RMI Gelar Damparan 5, Kuatkan Dukungan Gus Hilmy

Yogya, Bangkitmedia.com – Untuk kelima kalinya, Rabithah Ma’ahidil Islamiyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul ‘Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) mengadakan Damparan, yaitu Forum Komunikasi Pengasuh Pesantren DIY, Ahad 3 Februari 2024. Kali ini sebagai tuan rumah Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum.
Acara dihadiri Rais Syuriah PWNU DIY, KH Mas’ud Mas’udi, Ketua PWNU DIY Dr KH Ahmad Zuhdi Muhdlor MHum, para pengasuh pesantren, Gus-gus dan Ning-ning se-DIY. Sedang dari jajaran pondok pesantren Krapyak hadir KH Jirjis Ali, Nyai Hj Ida Fatimah Zainal, Nyai Hj Warson, Nyai Hj Lutfiah, Nyai Hj Durroh Nafisah, Nyai Hj Ida Rufaida Ali, Ketua Yayasan Ali Maksum KH Afif Ali, juga anggota DPD RI Dr KH Hilmy Muhammad.
Mengawali sambutannya, Ketua RMI PWNU DIY, KH Nilzam Yahya, mengutip surat resmi dari PWNU DIY, 8 Safar 1444 H atau 5 september 2022 minta Gus Hilmy untuk menjadi anggota DPD RI. RMI sebagai lembaga yang ikut melaksanakan perintah PWNU DIY. Selalu sami’na wa atho’na. Apapun perintah yang bermanfaat bagi PWNU, maka sudah seharusnya RMI untuk ‘berani mati’, menyiapkan dan mengikuti dhawuh-dhawuh PWNU DIY.
“Karena itu kita semua harus memenangkan Gus Hilmy. Ini bagian dari khidmah kita untuk NU. Kalau niatnya untuk berkhidmat kepada NU, pasti akan dijaga banyak orang,” katanya.
Dalam sambutan sebelumnya, Nyai Hj Ida Rufaida Ali mengajak para pengasuh pesantren untuk bersama-sama mensukseskan pencalonan Gus Hilmy untuk menjadi anggota DPD lagu. “Siapapun presidennya monggo, tapi DPDnya mutlak Gus Hilmy. Nderek titip para santri, jamaah, warga masyarakat sekitarnya, titip satu nama ini. Insya Allah ini akan jadi pembuktian solidnya NU di DIY, coblos dan lantik Gus Hilmy,” tegas Nya Ida Rufaida.
Sementara itu Ketua PWNU DIY Dr KH Ahmad Zuhdi Muhdlor MHum, acara ini sangat penting bagi NU saat beberapa hari lagi kita akan melaksanakan Pemilu 2024. PWNU berada pada posisi yang harus ambil sikap netral untuk Pilpres dan Pilpres. Ini ajang untuk mendekatkan berbagai urusan, khususnya urusan Pilpres dan Pilleg. Tapi untuk pemilihan DPD, tidak ada loyalitas ganda atau multiloyalitas, yang ada harus loyalitas tunggal, harus memenangkan KH Hilmy Muhammad. Ini sudah menjadi keputusan bersama, seluruh komponen NU di DIY, sampai cabang-cabang bahkan ranting-ranting, juga lembaga-lembaga dan badan-badan otonom.
“PWNU DIY berusaha sekuat tenaga. Ada tim PPJ atau Pengelolaan Politik Jamaah yang konsolidasi ke seluruh MWC dan ranting se-DIY. PPJ PWNU DIY sudah mentargetkan dalam Pemilu nanti Gus Hilmy bisa meraih setidaknya 600 ribu suara,” jelasnya. (Lutfi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *