Rangkaian Konferwil Ke-16 PWNU DIY Disemarakkan Lomba Esai ‘NU-ku Digdaya’

Bangkitmedia.com, YOGYA — Rangkaian Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-16 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan disemarakkan dengan Lomba Esai Pelajar Yogyakarta bertema ‘NU-ku Digdaya’. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong partisipasi generasi muda dalam menyambut Konferwil sekaligus memperkuat tradisi literasi dan intelektualitas di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Lomba esai tersebut dikoordinasikan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) dan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) DIY sebagai penanggungjawab kegiatan.

“Melalui kompetisi ini, pelajar dan mahasiswa diberikan ruang menuangkan gagasan, pemikiran kritis, serta kontribusi nyata bagi perkembangan Nahdlatul Ulama di tengah dinamika zaman,” kata Ketua Organizing Committee (Panitia Pelaksana) Konferwil ke-16 PWNU DIY Gus Irfan Chalimy saat menggelar koordinasi di Kantor PWNU DIY, Ahad (25/10/2026).

Gus Irfan Chalimy juga menjadi salah satu tokoh dalam rangkaian agenda Konferwil yang diharapkan dapat mendorong keterlibatan generasi muda melalui kegiatan edukatif dan produktif.

Menurut konsep penyelenggaraan kegiatan, Lomba Esai ‘NU-ku Digdaya’ tidak sekadar menjadi ajang kompetisi menulis, tetapi juga sarana membangun kesadaran bahwa masa depan NU membutuhkan kontribusi pemikiran, kreativitas, dan kepedulian generasi muda.

Gus Irfan Chalimy menekankan bahwa Konferwil bukan hanya forum permusyawaratan organisasi, melainkan juga momentum untuk menyiapkan masa depan Nahdlatul Ulama dengan melibatkan generasi muda.

“Melalui Lomba Esai ‘NU-ku Digdaya’, kita ingin memberikan ruang kepada pelajar dan mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan pemikiran kritis, serta berkontribusi bagi masa depan Nahdlatul Ulama. Generasi muda perlu mendapatkan kesempatan untuk berkarya dan ikut memperkaya pemikiran organisasi melalui tradisi literasi dan keilmuan,” sambung Gus Irfan Chalimy.

Lomba Esai Pelajar Yogyakarta direncanakan terbagi menjadi dua kategori, yakni tingkat pelajar dan tingkat mahasiswa. Pembagian tersebut diharapkan dapat menjangkau peserta dari berbagai jenjang pendidikan sehingga mereka memiliki kesempatan untuk menyampaikan gagasan sesuai dengan perspektif dan pengalaman masing-masing.

Tema besar ‘NU-ku Digdaya’ dipilih sebagai landasan untuk menggali pemikiran mengenai peran Nahdlatul Ulama dalam kehidupan keagamaan, pendidikan, sosial, kebangsaan, serta tantangan generasi muda pada masa kini.

Sementara itu, subtema lomba akan dibahas dan dirumuskan lebih lanjut oleh PW IPNU dan PW IPPNU DIY selaku penanggung jawab. Perumusan subtema tersebut diharapkan dapat memberikan arah penulisan yang jelas sekaligus membuka ruang bagi munculnya gagasan yang beragam dan relevan.

Berdasarkan garis besar koordinasi, pelaksanaan lomba direncanakan berlangsung November hingga Desember 2026. Pengumuman pemenang dijadwalkan akhir Desember 2026, sedangkan penyerahan hadiah direncanakan 2 Januari 2027. Pemenang akan mendapatkan trophy, sertifikat dan uang pembinaan jutaan rupiah.

Penyerahan hadiah akan dilaksanakan bersamaan agenda pra-Konferwil di Pondok Pesantren Assalafiyah, Mlangi, Yogyakarta. Momentum ini diharapkan menjadi bagian semarak rangkaian Konferwil ke-16 PWNU DIY sekaligus bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kontribusi intelektual generasi muda Nahdliyin.

Adapun informasi teknis mengenai pendaftaran, persyaratan peserta, batas akhir pengumpulan karya, mekanisme penilaian, serta bentuk penghargaan akan ditetapkan lebih lanjut oleh panitia.

Penyelenggaraan lomba esai ini diharapkan dapat memperkuat budaya membaca, menulis, dan berdiskusi di kalangan pelajar serta mahasiswa. Tradisi literasi memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kecintaan terhadap organisasi, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara argumentatif, kritis, dan bertanggung jawab.

Melalui tulisan, generasi muda dapat mengemukakan pandangan mengenai penguatan kaderisasi, pendidikan, pengembangan dakwah, pelestarian tradisi keilmuan, hingga kontribusi NU dalam menjawab persoalan masyarakat.

Lomba ini sekaligus menjadi kesempatan bagi PW IPNU dan PW IPPNU DIY untuk memperluas ruang aktualisasi kader melalui kegiatan yang mendorong kreativitas dan pengembangan kapasitas intelektual.

Dengan mengusung tema ‘NU-ku Digdaya’, Lomba Esai Pelajar Yogyakarta diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi semata, tetapi juga menjadi ruang lahirnya pemikiran segar dari generasi muda untuk memperkuat tradisi keilmuan dan keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama.

Kehadiran kegiatan ini dalam rangkaian Konferwil ke-16 PWNU DIY diharapkan menegaskan bahwa pelajar dan mahasiswa bukan sekadar peserta dalam kegiatan organisasi, melainkan juga bagian penting dari proses menyiapkan masa depan NU melalui gagasan, karya, dan pengabdian. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *