PP Al-Imdad Bantul Luncurkan Program Livestreaming Bandongan 4.0

PP Al-Imdad Bantul Luncurkan Program Live Streaming Bandongan 4.0

Posted on

Apa itu Bandongan 4.0?
Bandongan 4.0 adalah kegiatan mengaji online yang diselenggarakan oleh PP Al-Imdad dengan tujuan memfasilitasi santri-santri yang “dipulangkan” ke rumah masing-masing sebagai upaya mendukung program #stayathome yang digagas Pemerintah.

Sebagaimana kita ketahui bersama, dalam upaya menghambat dan mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19, pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis, di antaranya adalah dengan #stayathome.

NU Care LazisNU Jogja KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Mengapa dinamai Bandongan 4.0?
Bandongan 4.0 terinspirasi dari istilah Industri 4.0, di mana pertukaran informasi berlangsung demikian cepat melalui media internet atau berbasis online. Alhasil, sebagai lembaga pendidikan yang mencoba mengikuti arus perkembangan zaman, PP Al-Imdad pun berupaya agar media internet yang kita miliki saat ini dimanfaatkan sedemikian rupa agar seluruh civitas academica di PP Al-Imdad tetap bisa mengambil sebesar-besarnya manfaat dari media tersebut. Selain itu, Bandongan 4.0 juga bermakna Bandongan 4 Kali Sehari bagi santri selama mereka menjalani Masa Karantina Santri di rumah.

Empat kali sehari? Kapan saja?
Setiap habis Sholat Maktubah, kecuali Ba’da Maghrib. Karena selepas jama’ah Maghrib, santri-santri yang masih menetap di pondok menjalankan program Sorogan Al-Qur’an dan tadarusan. Jadi, bandongan dilaksanakan selepas jamaah Sholat Shubuh, Zhuhur, Ashar dan Isya. Selain itu, Bandongan 4.0 juga tidak dilaksanakan di Malam Jum’at karena ada kegiatan Yasinan, Tahlilan dan Mujahadahan. Satu lagi, karena Bapak Kiai Habib punya Kajian Kitab Ihya’ Ulumuddin bersama Jama’ah Masjid Kagungan Ndalem Sabilurrosyad Kauman, dan adanya permintaan dari jama’ah agar kajian itu juga di-livestreaming-kan, akhirnya kita dari tim membantu memfasilitasi jama’ah sekaligus mengajak santri-santri juga menyimak kajian kitab tersebut.

Apa saja kitab yang dikaji dalam Bandongan 4.0?
Alala, Al-Arba’in An-Nawawiyyah, Al-Hikam Al-‘Atha’iyyah, Al-Jawahirul Kalamiyyah, Al-Majalis As-Saniyyah, Al-Qawa’id Al-Fiqhiyyah, Aqidatul Awam, At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an, Fathul Qarib, Matan Jurumiyyah, Matan Taqrib, Nasha’ihul ‘Ibad, Riyadhush Shalihin, Ta’lim al-Muta’allim, Tafsir Jalalain dan Washaya.

Baca Juga >  KMNU UIN Jogja Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad Saw

Apakah program Bandongan 4.0 ini hanya diperuntukkan bagi Santri PP Al-Imdad?
Saat ide Bandongan 4.0 ini muncul, kita sudah mempertimbangkan prinsip kemudahan dalam mengakses konten-konten yang akan kita sampaikan. Walhasil, kita pun memutuskan akan menggunakan platform media sudah sangat familiar di publik, dalam kasus ini adalah aplikasi Facebook. Akhirnya, saat program ini benar-benar diluncurkan, kami pun sadar bahwa kegiatan ini memang sebaiknya bersifat terbuka untuk umum. Dengan kata lain, siapa saja yang memiliki akun Facebook, bisa mengikuti Bandongan 4.0 ini.

Harapan apa yang ingin dicapai dari program Bandongan 4.0 ini?
Kami tetap ingin agar kegiatan belajar-mengajar yang selama ini dijalankan di PP Al-Imdad tetap bisa berjalan dengan baik, terlepas dari kondisi sulit yang kita alami akibat dampak COVID-19 ini. Meminjam istilah yang sering diajarkan Pengasuh kami, bahwa ada hikmah di balik setiap peristiwa, kami pun berusaha melihat kondisi ini dari kacamata tersebut. Artinya, kami diajarkan untuk memanfaatkan keadaan sulit ini menjadi sebuah kesempatan untuk berkembang, utamanya dalam mendampingi santri-santri dari generasi millennial ini. Harapan kami, kelak mereka juga memiliki kemampuan untuk mencari solusi bagi persoalan-persoalan yang akan mereka hadapi di kemudian hari.

Tim Media PP Al-Imdad Bantul