Mohamad Nasir

Pidato Menristek Dikti dalam Peringatan  HUT  Ke-74  RI Tahun  2019

Posted on

Sambutan Peringatan  HUT  Ke-74  RI Tahun  2019 “SDM  Unggul,  Indonesia Maju”

Assalamu’alaikum  Warahmatullahi  Wabarakatuh.

Selamat  Pagi,  dan  Salam  Sejahtera  bagi  kita semua. Marilah  senantiasa  kita  bersyukur  kehadirat  Allah SWT,  Tuhan  Yang  Maha  Pengasih  dan Penyayang,  karena  pada  hari  ini  kita  dapat memperingati  74  tahun  Kemerdekaan  Negara kita tercinta, Republik  Indonesia.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Rasa  syukur  ini  tentu  akan  lebih  bermakna apabila  kita  juga  selalu  mengetuk  relung  hati  kita untuk  mengenang  dan  menghargai  jasa-jasa Pahlawan  Kemerdekaan  seraya  berdoa  agar Tuhan  Yang  Maha  Esa  menempatkan  mereka  di tempat  yang mulia.

Hadirin  yang saya hormati,

Hari  ini,  74  tahun  sudah  bangsa  ini  merdeka. Peringatan  HUT  Ke-74  RI  Tahun  2019  saat  ini tidak  hanya  dimaknai  sebagai  lepasnya  bangsa Indonesia  dari  belenggu  penjajahan.  Merdeka yang  kita  rebut  74  tahun  lalu  bukan  pula bermakna akhir  dari perjuangan.   Namun  lebih  dari  itu,  HUT  ke-74  RI  Tahun  2019 harus  dimaknai  sebagai  momen  pemersatu bangsa,  dan  kita  memiliki  kewajiban  untuk mempertahankan  serta  mengembangkan  hasil kemerdekaan  tersebut.  Kemerdekaan  harusnya membuat  kita  berbuat  lebih  untuk  bangsa  dan negara Indonesia. Peserta upacara  yang  berbahagia, Tema  peringatan  Hari  Ulang  Tahun  ke-74 Republik  Indonesia  tahun  2019  ini  adalah  “SDM Unggul,  Indonesia Maju”.

Tema ini mengandung makna bahwa pembangunan  Sumber  Daya  Manusia  yang unggul  akan  sangat  mendukung  kemajuan Indonesia.  Artinya  Pembangunan  Sumber  Daya Manusia  menjadi  kunci  keberhasilan  dan kesuksesan  Indonesia  di  masa  depan.  Sumber Daya  Manusia  Indonesia  harus  unggul  dalam segala  bidang  sehingga  dapat  bersaing  secara global,  terlebih  ketika  memasuki  era  industri  4.0. Kita  sadar  bahwa  kemajuan  industri  yang  berjalan di  Indonesia  tidak  cukup  hanya  dengan infrastruktur,  akan  tetapi  harus  didukung  dengan peningkatan  kualitas  sumber  daya  manusia,  dan peningkatan  kualitas  SDM  dapat  ditempuh dengan  perbaikan  pendidikan  untuk  menjalankan kemajuan  teknologi  seiring  kemajuan  industri  4.0.

Baca Juga >  Ini Prediksi Kursi Menteri Mahfud Md di Kabinet Jokowi

Dalam  menciptakan  SDM  yang  unggul  Perguruan Tinggi  harus  tampil  sebagai  garda  terdepan dalam  mencetak  SDM  yang unggul  dan  kompetitif di  masa  datang.  Satu  hal  yang  harus  ditempuh adalah  selalu  meningkatkan  kualitas  SDM perguruan  tinggi,  serta  menyiapkan  diri  agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun  bangsa.

Jangan  terlalu  cepat  puas  dengan  capaian  dan kompetensi  yang  kita  miliki  dan  terlena  dengan zona nyaman.   Keunggulan  SDM  di  era  ini  dapat  dilihat  dari tingkat  inovasi  dan  kreativitas  yang  dihasilkan. Perguruan  tinggi,  lembaga  penelitian,  dan  LPNK harus  saling  bahu  membahu,  bekerja  sama, menjadi  lokomotif inovasi  dan  kreativitas  bangsa, menjadi penggerak pembinaan dan pembudayaan  inovasi  dan  kreativitas.  Hal  ini telah  didukung  dengan  terbitnya  undang-undang Sistem  Nasional  Iptek,  sebagai  pengganti  atas undang-undang  Nomor  18  Tahun  2002  yang menjadi  momentum  emas  dalam  peningkatan pembangunan  kapasitas  SDM  iptek  dan peningkatan  karya-karya  besar  invensi  dan inovasi.

Hadirin  yang saya hormati,

Bonus  demografi  yang  kita  miliki  harus  benarbenar  kita  optimalkan  dengan  mencetak  sumber daya  manusia  Indonesia  yang  unggul,  peluang  ini akan menjadi  emas  jika  kualitas  pendidikan  terus kita  tingkatkan.  Peran  perguruan  tinggi  sebagai agen  perubahan  dinanti  oleh  bangsa  ini  dalam menjawab  segala  tantangan  yang  ada. Pemerintah  akan  terus  memberikan  fasilitas, dukungan  pendidikan,  dan  pengembangan  diri bagi  talenta  anak-anak  bangsa,  karena  akan memberikan  kontribusi  terhadap  percepatan pembangunan Indonesia.

Akhirnya,  marilah  kita  sama-sama  berdoa, semoga  Allah  SWT  selalu  meridhoi  setiap  usaha dan  langkah  kita  di  dalam  mengisi  kemerdekaan ini  dan  agar  kita  senantiasa  menjadi  insan  yang bermanfaat  untuk  keluarga,  agama,  bangsa,  dan  negara kita tercinta, Indonesia.    Demikian sambutan  yang saya sampaikan.   Merdeka…..

Wassalamu’alaikum  Warahmatullahi Wabarakatuh.

Oleh: Prof Mohamad  Nasir, Menteri  Riset,  Teknologi,  dan  Pendidikan Tinggi Mohamad  Nasir