PC Fatayat NU Gunungkidul Gelar Pelatihan Pemudi Tanggap Bencana Bersama Kemenpora

PC Fatayat NU Gunungkidul Gelar Pelatihan Pemudi Tanggap Bencana Bersama Kemenpora

Posted on

Berita NU, BANGKITMEDIA.COM

Gunungkidul – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Gunungkidul sukses menggelar acara Pelatihan Pemuda Tanggap Bencana yang dilaksanakan pada 30 November – Desember 2019. Bertempat di RR 1 lingkungan Pemda Kabupaten Gunungkidul. Acara ini adalah hasil kerjasama PC Fatayat NU Kabupaten Gunungkidul dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga, Upacara pembukaan dihadiri oleh Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda Kemenpora Jakarta bidang rawan Sosial Sugiyanto, Asek 1 Sekda Kab. Gunungkidul  Sigit Purwanto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul Bahron Rasyid, S.Pd.MM., wakil ketua DPRD Kab Gunungkidul, ketua PW Fatayat NU DIY Khotimatul Husna, S.Ag., Rois Syuriah NU KH. Bardan Usman.

“Kabupaten gunungkidul merupakan daerah yang rawan bencana, oleh karenanya peningkatan kemampuan dibidang penanggulangan bencana sangat dibutuhkan terutama saat korban nya adalah perempuan dan anak. Garda Fatayat NU yang merupakan kader kader perempuan terbaik Fatayat NU diharapkan dapat memberikan kontribusi positif minimal untuk keluarga, masyarakat Gunungkidul dan Masyarakat Indonesia pada umumnya” tutur Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Gunungkidul, Laily Fauziah.

Penanggulangan bencana ini adalah proses yang dinamis, berlanjut dan terpadu, sehingga pengetahuan tentang kebencanaan wajib dimiliki oleh kader kader Fatayat. PC Fatayat NU Kabupaten Gunungkidul berbangga hati mendapatkan kesempatan bekerjasama dengan kementrian Pemuda dan Olahraga. Harapannya adalah kerjasama ini dapat berlanjut di waktu waktu yang akan datang.

Pelatihan ini diikuti oleh 75 peserta kader Garda Fatayat NU yang berasal dari perwakilan masing masing kecamatan di seluruh Kabupaten Gunungkidul. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari, dengan pemateri yang berasal dari BPBD, Dinas Sosial, dan PMI Kabupaten Gunungkidul. Sedangkan materi yang disampaikan meliputi Stadium General Kepemudaan, Teori Kebijakan BPBD, Teknik Pengoperasionalan HT, Kegempaan dan Simulasi Gempa Bumi, Penanggulangan Dini Kebakaran, Teori Assesmen, Praktek PPGD, dan Trauma Healing. (Nurlaily)