Niat Shalat Tarawih Sendirian dan Niat Shalat Witir 3 Rakaat
Apapun yang terjadi, shalat tarawih dan shalat witir harus tetap jalan di bulan Ramadhan. Manusia tak bisa lepas dari ujian Allah Swt, untuk itu momentum ramadhan kita jadikan untuk menguatkan ruhaniah. Mnejaga shalat tarawih sendirian tanpa kendor semangat sedikitpun. Demikian juga dengan shalat witir.
Setiap Ibadah Sholat selalu ada niat dan doanya secara khusu. Nah, Kali ini kami akan menguraikan seputar niat sholat tarawih dan witir serta doa doa yang di baca dalam kedua sholat tersebut. Berikut kami uraikan tata cara dan bacaan niat shalat tarawih sendiri di rumah untuk mempermudah kaum muslimin dalam melaksanakan ibadah shalat tarawih dan witir.
Niat Shalat Tarawih Sendirian Arab:
اُصَلّى سٌنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatta tarawiih rak’ataini lillahi ta’ala
Artinya:
Saya niat sholat Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’alaa.
Niat Sholat Witir 3 Rakaat Arab:
Dimulai dengan Niat 2 Rakaat, terus dilanjut niat 1 rakaat.
أصلى سنة من الوتر ركعتين لله تعالى
Niat Sholat Witir Latin:
Ushallii sunnatam minal witri rak’ataini lillaahhi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah ta’ala.”
Kemudian dilanjutka niat 1 rakaat saja.
أصلى سنة من الوتر ركعت لله تعالى
Ushallii sunnatam minal witri rak’atan lillaahhi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah witir 1 rakaat karena Allah ta’ala.”
Doa Setelah Sholat Tarawih:
Setelah selesai sholat Tarawih, inilah doa yang dibaca oleh Imam (jika berjamaah) :
أَللَّهُمَّ اجْعَلْ بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ وَلِلْفَرَئِضِ مُؤَدّيِنَ وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ وَلِمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ وَبِالْهُدَى مُتَّسِكِيْنَ وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ وَفِى الْآ خِرَةِ رَاغِبِيْنَ وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنِ وَلِلنَّعْمَاءِ الشَّاكِرِيْنَ وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنَ وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ وَ فِى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَمَةِ قَاعِدِيْنَ وَمِنْ حُوْرِعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِسِيْنَ وَاِلَى طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَّيْنِ شَارِبِيْنَ بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مَنْ مَعِيْنٍ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مَنِ النَّبِيِيْنَ وَالصِّدِّقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَ الصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيْقًا ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِى هَذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ اْلَأْشقِيَاِء الْمَرْدُوْدِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُلِلهِ رب العالمين
Artinya :
“Wahai Allah, jadikanlah kami orang-orang yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, memelihara shalat, menegeluarkan zakat, mencari kebaikan di sisi-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjukMu, terhindar dari segala penyelewengan-penyelewengan, zuhud akan harta benda, mencintai amal untuk bekal di akhirat, tabah menerima ketetapanMu, mensyukuri segala nikmatMu, tabah dalam menghadapi cobaan,dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan dibawah panji-panji Nabi Muhammad SAW, dan sampai pada telaga yang sejuk, masuk dalam surge, selamat dari api neraka, dan duduk di atas permadani yang indah bersama para bidadari, berpakaian sutra, menikmati makanan surge, meminum susu dan madu yang murni dengan gelas, ceret dan sloki (yang diambil ) dari air yang mengalir bersama orang-orang yang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka dari golongan para Nabi, orang-orang jujur, para shuhada dan orang-orang yang shalih. Merekalah teman yang terbaik. Demikianlah karunia Allah s.w.t, dan cukuplah Allah yang mengetahui. Wahai Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan penuh berkah ini menjadi orang yang berbahagia dan diterima (amal ibadahnya). Dan janganlah Engkau jadikan kami sebagaian dari orang-orang yang sengsara dan ditolak (amal ibadahnya). Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada NAbi besar Muhammad s.a.w, beserta keluarga dan segenap sahabatnya. Segala puji milik Allah, Tuhan seru sekalian alam”.
اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينْ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينْ اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمْ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنّاَ اَللَّهُمَّ إِنّاَ نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنّاَرْ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنّاَ صِياَمَناَ وَقِياَمَناَ وَرُكُوْعَناَ وَسُجُوْدَناَ وَتَضَرُّعَناَ وَتَخَشُّعَناَ وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَناَ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِينْ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنّاَ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيمْ وَ تُبْ عَلَيْناَ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمْ سُبْحاَنَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمّاَ يَصِفُونْ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَب ِّالْعَالَمِينْ
Demikian, semoga bermanfaat. Amiin.
(abu umar)








