santunan anak yatim di pundong

Musholla Karanggayam Pundong Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim

Posted on

Ahad, 15 Maret 2020. Pengurus Yatiman Desa Panjangrejo menyelenggarakan Pengajian dan Santuan anak yatim di Musholla Karanggayam, Desa Panjangrejo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyelenggaraan ini dilaksanakan sekalian dalam rangka syukuran pembukaan Musholla Karanggayam untuk aktifitas ibadah bagi warga sekitar.

Menurut Pengurus Yatiman Panjangrejo, Purwanto Habibi mengatakan bahwa pemberian santunan kepada anak yatim di desa Panjangrejo adalah kegiatan rutin satu bulan sekali. Tempatnya pelaksanaan bergiliran antar dusun di seluruh wilayah Desa Panjangrejo.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

“Di bulan ini diselenggarakan di Dusun Karanggayam sekalian dalam rangka syukuran pembukaan Musholla Ar-Rahman Karanggayam yang sudah bisa digunakan sarana ibadah untuk warga sekitar,” kata Purwanto.

Acara penyampaian santunan anak yatim dibuka dan disampaikan oleh Bapak dr. H. Mugiyo, selaku pemberi tanah wakaf Musholla Ar-Rahman Karanggayam. Selesai acara pemberian santunan anak yatim, acara berikutnya yaitu pengajian agama yang disampaikan oleh Bapak Haji M. Tachis BA

Dalam pengajian, Haji M. Tachis menyampaikan tema Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW.

“Kita setiap tahun diingatkan untuk mengingat dan memperdalam pengetahuan tentang Isra’ Mi’raj. Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian menuju langit ketujuh untuk menerima perintah sholat,” jelas H. Tachis.

“Kita harus meneladani Rasulullah, dan wajib menjalankan perintah sholat yang sudah dituntunkan. Sholat adalah tiang agama. Sholat adalah ibadah yang pertama kali di hisab. Barang siapa yang sholat-nya baik, maka akan dianggap baik seluruh amalan perbuatannya. Sebaliknya, jika sholatnya baik buruk, maka maka amal perbuatan lainnya akan dianggap buruk,” lanjut H. Tachis.

Baca Juga >  Ranting Bleberan Playen Semangat Sosialisasikan KOIN NU

Haji Tachis juga menyampaikan pesan kepada anak-anak supaya dalam menggunakan uang santunan sedianya digunakan untuk mengutamakan keperluan kebutuhan sekolah. Jangan semuanya dipakai untuk untuk konsumsi beli ini, beli itu. Itu semua akan cepat habis dan tidak membekas, jika ada sisa sebaiknya ditabung, untuk keperluan sekolah selanjutnya.

Purwanto Habibi yang juga Pengurus Ranting Nahdlotul Ulama (NU) Desa Panjangrejo kembali menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim pendanaannya dikumpulkan dari infak para jama’ah majlis taklim dan jama’ah masjid/musholla seluruh wilayah desa Panjangrejo.

“Acara yang digelar sejak pagi hingga siang hari berlangsung lancar dan meriah. Dalam setiap santunan, nilai dana yang diberikan kepada anak-anak tidak tetap jumlahnya, tergantung jumlah dana yang terkumpul. Pengalaman selama setahun terakhir, nilai dana santunan yang diberikan biasanya minimal Rp.100.000,-,” tegas Purwanto.

“Dalam santunan kali ini, jumlah anak yatim yang diberi santunan ada 36 anak, masing-masing anak mendapat uang santunan berkisar antara Rp.250,000,- hingga Rp.300.000,-, menyesuaikan usia dan jenjang pendidikan si anak,” pungkas Purwanto.

Kontributor: Markaban Anwar, Pundong.

santunan anak yatim di pundong