Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Membuat Hand Sanitizer Alami

Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Membuat Hand Sanitizer Alami

Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Membuat Hand Sanitizer Alami- Mewabahnya virus corona (COVID-19) di Indonesia, sulit dan melonjaknya harga hand sanitizer di berbagai wilayah. Berbagai masyarakat berinovasi dengan meraciknya sendiri dengan bahan-bahan alami untuk di jadikan hand sanitizer.

Seperti yang dilakukan mahassiswa Institut Ilmu Al-Qur’an An-Nur Yogyakarta pada hari sabtu, 22/03/2020, dengan memanfaatkan lidah buaya, daun kemangi, dan daun sirih.

hand sanitaiser alami

“Melihat kondisi atau lingkungan IIQ An-Nur berbasis pondok pesantren dimana terdapat banyak santri di dalamnya sehingga kami berinisiatif untuk membuat hand sanitizer berbahan almi, di karenakan hand sanitizer yang terdapat di toko-toko dan apotek kehabisan stok. Walaupun ada, harganya melambung tinggi,” Ujar Ahmad Tomi Wijaya (Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta) (22/03/2020).

 “Hanya saja keawetan / daya tahan hand sanitizer alami ini tidak bertahan lama, hanya dapat bertahan 2-3 minggu saja,” ujarnya.

Rencananya, hand sanitizer ini akan di bagikan kepada warga Pondok Pesantren An-Nur Yogyakarata dan masyarakat sekitar.

Kontributor: Maryono, LPM TSUROYA IIQ AN-NUR YOGYAKARTA

Editor: Udin

___________________

YOGYAKARTA, BANGKITMEDIA. PWNU DIY Bentuk Satgas Peduli Covid-19

Merespon perkembangan wabah Corona atau Covid-19 yang semakin menjadi-jadi, PWNU DIY melakukan gerak cepat dengan membentuk Satgas NU DIY Peduli Covid-19. Satgas tersebut diketuai langsung oleh Wakil Ketua PWNU DIY Fahmy Akbar Idries.

“Pembentukan Satgas NU DIY Peduli Covid-19 ini juga untuk memadukan langkah dan strategi yang telah dilakukan oleh lembaga dan badan-badan otonom NU seperti sosialisasi protokol pencegahan dan tindakan terkait virus Corona, penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), penyemprotan disinfektan ke mushola/masjid/madrasah/pondok pesantren, dan lain-lain,” kata Fahmy dalam pres release tertanggal 27 Rajab 1441 H/22 Maret 2020 M yang diterima bangkitmedia. 

Terlebih lagi, lanjutnya, PWNU DIY telah menerbitkan Instruksi No. 455/AB/A1-04/03/2020 yang ditujukan kepada warga NU, ulama, dan pengurus NU di semua level kepengurusan yang isinya antara lain agar lebih mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak dzikir dan shalawat, serta dorongan untuk stay at home dalam bentuk penundaan acara-acara keagamaan yang bersifat massal seperti pengajian akbar, mujahadah, istighotsah, dan sebagainya.

“Salah satu yang menjadi perhatian Satgas NU DIY Peduli Covid-19 adalah lonjakan jumlah warga pendatang atau pemudik dari luar daerah yang termasuk zona merah Covid-19, seperti Jakarta dan Jawa Barat,” tambahnya.

Hal ini, lanjutnya, menjadi mungkin mengingat jumlah suspect di DKI Jakarta dan Jawa Barat yang semakin melonjak serta efek Work from Home (WFH) yang terbuka sehingga justru dimanfaatkan untuk pulang kampung atau wisata.

Satgas NU DIY Peduli Covid-19 bermarkas di Kantor PWNU DIY, Jl. M.T. Haryono 40-42 Yogyakarta, Telp. (0274) 411911, Call Center: +6281328737552 (Ahmad Bahiej), Nomor Rekening Bank Mandiri atas nama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama’ (PWNU DIY) Nomor 1370016865038.

_______________

Demikian berita tentang PWNU DIY Bentuk Satgas Peduli Covid-19, semoga kita selalu terlindungi dari virus ini dan selalu dijaga oleh Allah SWT dalam menjalankan segala aktifitas sehari-hari kita.

simak artikel terkait update covid-19 di sini

kunjungi juga channel youtube kami di sini Bangkit TV

Penulis :Rokhim Nur

Editor: Anas Muslim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *