Luar Biasa, Selama September Ambulans NU Bantul Layani 974 Perjalanan

Bangkitmedia.com, BANTUL – Sepanjang September 2025, ambulans NU Care-LAZISNU PCNU Bantul terus mendampingi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan maupun sosial. Dalam data infografis pada bulan ini tercatat 974 perjalanan telah dilakukan, meliputi 918 layanan pasien dan 56 layanan jenazah.

Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Bantul, H. Choiron Marzuki, menyampaikan laporan tersebut pada Rabu (1/10/2025). Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa jumlah ini sedikit menurun dibanding Agustus yang mencapai 1.174 perjalanan.

Mayoritas Pasien Usia Lanjut

Data bulanan memperlihatkan bahwa sebagian besar penerima layanan adalah masyarakat usia lanjut. Kelompok usia 61–70 tahun menjadi yang terbanyak dengan 274 orang, disusul usia 51–60 tahun (224 orang) dan usia 71–80 tahun (162 orang). Hal ini menunjukkan besarnya peran ambulans NU dalam mendampingi pasien-pasien lansia dengan kebutuhan medis intensif.

Sebaran Diagnosa

Dari sisi diagnosis, didominasi oleh pasien hemodialisa (cuci darah) dengan total 164 kasus. Angka ini menunjukkan betapa besar kebutuhan masyarakat, khususnya pasien ginjal, terhadap layanan transportasi medis yang aman dan terjangkau. Selain itu, tercatat pula kasus stroke sebanyak 150, pasien kontrol pasca operasi, patah tulang, hingga kondisi darurat IGD. Adapun kategori lainnya menampung 337 kasus beragam yang tidak tercatat secara khusus.

Tujuan Pelayanan

Adapun tujuan terbanyak pelayanan ambulan adalah RSUD Panembahan Senopati Bantul (196 layanan) dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta (166 layanan). Selain itu, armada ambulans juga kerap mengantarkan pasien ke rumah, RS Nur Hidayah, RSA UGM, hingga ke makam/permakaman.

Ragam Layanan

Jenis layanan yang paling banyak diberikan adalah antar jemput pasien dengan 493 kali, disusul jemput pasien 173 kali, antar pasien 105 kali, serta layanan antar-jemput jenazah dan kegiatan sosial-keagamaan lainnya.

Tren Harian

Ambulans NU Bantul rata-rata melayani 30–50 perjalanan setiap hari. Aktivitas tertinggi tercatat pada 8 September 2025 dengan 51 layanan, sedangkan terendah pada 15 September 2025 dengan hanya 8 layanan.

Wujud Nyata Khidmat NU

Menurut Choiron, keberadaan 24 armada ambulan NU yang tersebar di 17 kecamatan di Bantul benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Layanan ini menjadi simbol kepedulian dan solidaritas NU dalam membantu umat, bukan hanya di bidang dakwah, tetapi juga kesehatan dan sosial.

“Ambulan NU adalah wujud nyata khidmat NU untuk umat. Setiap perjalanan ambulan adalah bentuk kepedulian yang kami persembahkan untuk masyarakat,” ujar Choiron.

Keberlangsungan layanan ini sepenuhnya ditopang oleh dukungan donatur dan infak jamaah. Dengan semangat gotong royong, Pengurus NU Care-LAZISNU berharap armada ambulan dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.(Markaban Anwar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *