
YOGYAKARTA, BANGKITMEDIA.COM
Kementrian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta mengapresiasi langkah LTN PWNU DIY dalam menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Sehat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY, Drs. H.M. Lutfi Hamid, M.Ag., dihadapan para peserta di Kantor PWNU DIY, Minggu (10/9/17).
Melalui sambutannya, Lutfi Hamid menjelaskan betapa pentingnya jurnalistik di era kekinian. Sebab, dewasa ini penggorengan isu semakin massif. Tidak sedikit berita-berita yang dijadikan kepentingan oleh sebagian kelompok.
“Seperti halnya berita hoax yang menimpa Gus Dur dalam upaya pembunuhan karakter beberapa tahun silam,” ungkap Lutfi Hamid dihadapan peserta. Ia juga menambahkan bahwa santri masa kini haruslah pintar menulis, bukan hanya mengaji kitab kuning. “Kegiatan seperti ini adalah sebuah kebutuhan,” tambah Lutfi Hamid.
Dalam pandangan Lutfi, kegiatan pelatihan Jurnalistik Sehat yang dilaksanakan oleh LTN PWNU DIY menggandeng Yayasan Kodama dan Fatayat NU DIY dengan tema “Literasi Digital & Tantangan Menulis Kaum Muda”, dapat memberikan wadah bagi kaum muda untuk menulis karya yang positif. Kegiatan yang diikuti oleh 25 peserta ini, harapannya dapat memberikan kontribusi terhadap dunia kepenulisan. (Aji)








