KOTA YOGYAKARTA, BANGKITMEDIA.COM.
Pada Senin, 22 Januari 2018, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta melakukan audiensi dengan Polresta Yogyakarta untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Kota Yogyakarta pada 28 Januari 2018 nanti. Audiensi ini langsung dipimpin oleh Rais Syuriah PCNU Kota Yogyakarta, KH. Munir Syafa’at, dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta, H. Ahmad Yubaidi. Kepala Polresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono, langsung menemui rombongan PCNU Kota Yogyakarta ini di Kantor Polresta Yogyakarta.
Dalam audiensi ini, PCNU Kota Yogyakarta melaporkan terkait teknis acara Konfercab yang akan diselenggarakan di Pesantren Nurul Ummah Yogya ini. Selain itu, audiensi ini juga untuk memperkuat jalinan komunikasi dan kerjasama antara PCNU dan Polresta, sehingga bisa saling menguatkan dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat Kota Yogya.
“Rombongan PCNU Kota Yogya ini langsung dipimpin Rais Syuriah, KH Munir Syafa’at. Dalam audiensi ini, Kiai Munir menyampaikan banyak hal terkait Konfercab nanti. Selain itu, ini adalah wujud komitmen PCNU dalam membangun koordinasi dengan semua pihak dalam menjaga ketertiban masyarakat Kota Yogya,” tegas Ahmad Yubaidi, Ketua PCNU Kota Yogya.
“Selain acara Konfercab, PCNU juga menyampaikan berbagai program yang telah dan akan dilakukan. Salah satunya adalah rencana pengajian menghadirkan KH A Mustofa Bisri (Gus Mus). Juga melakukan koordinasi terkait banyaknya penceramah yang menyampaikan ujaran kebencian, sehingga mencederai stabilitas dan kerukunan masyarakat. Instabilitas harus diawasi bersama dan semua pihak harus menjaga harmoni untuk kemajuan bangsa dan negara,” lanjut Yubaidi.
Yubaidi juga menegaskan bahwa Konfercab yang akan diselenggarakan di Pesantren Nurul Ummah Putri harus disukseskan bersama, khususnya semua warga NU Kota Yogya. Konfercab ini menjadi langkah PCNU Kota dalam menatap masa depan dakwah di perkotaan, sehingga harus menghasilkan rumusan dan agenda strategis untuk kemajuan NU dan bangsa. (ichin/anas)








