Indonesia Berduka, Cendekiawan Muslim Prof Dawam Raharjo Wafat

dawam raharjo

Berita NU, BANGKITMEDIA.COM

JAKARTA- Indonesia kembali berduka. Salah satu guru bangsa, seorang cendekiawan Muslim Indonesia, Prof M Dawam Raharjo wafat pada Rabu, 30 Mei 2018, sekitar pukul 21.55 WIB di RS Islam Jakarta.

“Berduka yang sedalam-dalamnya untuk perginya Prof. Dawam Rahardjo, sosok pemikir yang jernih pikirannya hingga akhir hayat. A thinker to the last drop,” tulis Gus Ulil Abshar-Abdalla dalam status facebooknya, Rabu (30/05).

Sementara itu, Fakhri Aly mengenang Dawam Raharjo sebagai guru dari banyak kaum intelektual yang kini mendominasi wacana publik nasional.

“Pada 1992, ketika saya masih belajar di Monash University, Melborne, M Dawam Rahardjo, menulis di Majalah Tempo tentang makna puasa —dari perspektif psikologi. Kini, juga pada bulan puasa, Mas Dawam, demikian kami menggilnya, telah kembali ke haribaan Tuhan,” tulis Fakhri dalam status facebooknya (30/05).

“Guru dari banyak kaum intelektual yang kini mendominasi wacana publik nasional ini adalah seorang Muslim yang taat, yang ‘takut’ meninggalkan puasa dan ‘takut’ meninggalkan shalat lima waktu. Dengan latarbelakang pendidikan ekonomi moneter, Mas Dawam yang pertama memperkenalkan analisa politik ekonomi di Indonesia. Menjadi penyair di masa muda, Mas Dawam mengajarkan saya secara langsung, ketika menjadi peneliti di LP3ES, pendekatan struktural dalam menganalisa politik Indonesia. Monggo Mas Dawam, tindak rumiyen. Kami, murid-muridmu akan menyusulmu,” pungkas Fakhri.

Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan Kamis 31 Mei 2018. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan perjuangannya dilanjutkan generasi penerusnya. (mm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *