Ijazah Membaca Shalawat Jibril dari Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan

Ijazah Membaca Shalawat Jibril dari Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan

Ijazah Membaca Shalawat Jibril dari Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan.

Maulana Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan merupakan sosok ulama yang menjadi panutan umat Islam Indonesia saat ini. Beliau sosok yang sejuk, indah dan selalu menebarkan kedamaian dan ketentraman bagi masyarakat. Sikap hidupnya selalu membuat siapa saja nyaman dan bahagia, sehingga masyarakat selalu mencari siraman ruhani dari berbagai ceramah dan ngaji Habib Lutfi.

Kali ini kisah tentang ijazah Shalawat Jibril yang diberikan Maulana Habib Lutfi kepada kita semua. Ijazah ini disampaikan oleh Habib Ahmad Tholib bin Hud bin Yahya Cirebon pada Kamis, 25 Februari 2021 di akun facebooknya. Berikut selengkapnya:

SHOLAWAT JIBRIL.

Jadi ceritanya pas nikahan adikku, Habib Luthfi Pekalongan hadir.

Ketika kumpul keluarga besar bersama beliau, kebetulan hadir jugaketua Rabithah Alawiyah Cirebon (Lembaga Alawiyin Indonesia), dan secara tidak langsung berucap: Bib mohon sekalian Ijazahan Sholawat Jibril (lafadz yang difoto itu), saya tahunya dari Yutub, nah mumpung ada disini, mohon habib mengijazahkan secara resmi.

Dan dengan senang hati beliau mengijazahkan sholawat tersebut, dibaca biasanya 300x, umumnya 1000x, dan diahiri lafad: Wa ala alihi washohbihi ajma’in.

Dalam kesempatan tersebut, beliu juga membolehkan untuk siapapun melaksanakan atau mengamalkan ijazah tersebut.

Demikian tentang Ijazah Membaca Shalawat Jibril dari Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan. Ini disampaikan langsung oleh Habib Ahmad Tholib bin Yahya Cirebon dan sudah diperbolehkan untuk diamalkan secara umum.

Karomah Habib Lutfi bin Yahya

Dalam salah satu perjalanan (rihlah) ke Singapura, Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki ditemui oleh seseorang. Setelah lama duduk bersimpuh di hadapan Sayyid Muhammad dan berbincang-bincang lama, sesaat kemudian orang tersebut berpamitan untuk berangkat ke Indonesia hendak menemui salah satu habib yang terkenal di Indonesia yakni Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya Pekalongan Jawa Tengah.

Kemudian Sayyid Muhammad bertanya kepada orang tersebut, “Kenapa kamu ingin menemui Habib Luthfi bin Yahya?”

“Beliau (Habib Luthfi bin Yahya) adalah salah satu wali min auliyaillah yang terkenal. Saya ingin barokah dari beliau,” jawabnya.

Sejenak kemudian Sayyid Muhammad berkata kepadanya: “Kenapa kamu repot-repot datang ke Indonesia? Sebentar lagi yang kamu maksudkan itu akan datang ke sini untuk menemui saya.”

Tidak lama kemudian, benar juga apa yang dikatakan Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki. Tiba-tiba Habib Luthfi bin Yahya muncul di hadapannya ketika orang tersebut hendak pergi.

Habib Luthfi bin Yahya lalu berkata kepada orang tersebut: “Selama masih ada Abuya Sayyid Muhammad ini, kamu tidak perlu repot-repot mendatangi saya. Beliau adalah al-‘allamah waliyullah dan seorang Quthub di masanya.”

Melihat kejadian itu orang tersebut tercengang dan hanya tertunduk diam.

(Abu Umar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 Komentar