Gus Yaqut: Teguhlah, Kita Tetap Satu Barisan!

Gus Yaqut, Cucu Penulis Kitab Fenomenal Tafsir Al-Ibriz KH. Bisri Mustofa

Membaca situasi mutakhir ini, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas memastikan semua organ organisasinya dalam satu barisan sebagaimana yang dicita-cita oleh para pendiri Jam’iyyah Nahdlatul Ulama(NU).

“Kalau kecintaanmu kepada tanah air hanya dibatasi oleh kekuasaan yang secuil, maka gagallah para muassis jam’iyah mencita-citakan kemanfaatan bagi seluruh semesta. Mau begitu? Pasti tidak,” tegas Gus Yaqut yang juga Panglima Tertinggi Banser, Jum’at 25 Oktober 2019.

Gus Yaqut menegaskan, bahwa kecewa dan kuatir itu wajar, karena kita manusia. Tapi ukurlah dosis. Karena belum tentu kecewamu itu akibat. Bisa jadi ada sebab yang justru mendahului yang berasal dari dirimu.

“Dalam kalimat nasehat Gus Mus Ahmad Mustofa Bisri yang disampaikan ke saya; Kecewa boleh, tapi mutung, termasuk membalas mutungnya orang, bukanlah watak kita,” lanjut Gus Yaqut.

“Sahabat, kawan dan saudara, kita tetap satu barisan. Sudah pula kita tetapkan tujuan. Teguhlah. Karena itu jalan kita. Salam komando..!,” tegasnya lagi.

Gus Yaqut juga mengajak semua anggota Banser tetap fokus mengawal bangsa dan negara ini.

“Jadi Banser itu memang serba salah. Paling depan menghadang khilafah, kelompok radikal, dibilang mengambil alih peran negara, tugas polisi, fungsi tentara. Ngomong mau kembali ngurusi organisasi, kaderisasi, memikirkan upaya agar kader mandiri, dicaci maki, dibilang ngambek seperti Projo.. Woeeee,” tegas Gus Yaqut.

Gus Yaqut melihat bahwa Banser sat ini baru merasa senang, karena pemerintah sudah sedemikian serius memikirkan upaya melawan radikalis, pengusung khilafah dengan menempatkan orang-orang yang tepat di pos-pos dimana mereka bersarang.

“Masak sekedar ngaso sebentar untuk ngurusi diri sendiri saja gak boleh! Dasar gombal mukiyo!,” pungkas Gus Yaqut. (Yayan/Bangkitmedia.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *