Bangkitmedia.com, SLEMAN – Kegiatan Senator DPD RI bersama para petani hortikultura di Kelurahan Sendangsari, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan. Acara ini dihadiri langsung oleh Dr. KH. Hilmy Muhammad, MA, Anggota DPD RI yang juga menjabat sebagai Katib Syuriah PBNU dan Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi dan dialog antara DPD RI, pemerintah daerah, serta para petani hortikultura yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Sleman. Dalam sambutannya, Gus Hilmy menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para petani yang terus berinovasi dan bekerja keras menghadapi tantangan sektor pertanian, terutama di tengah perubahan iklim dan dinamika pasar.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan bangsa. Negara harus hadir memberikan dukungan nyata agar sektor pertanian, khususnya hortikultura, dapat tumbuh berkelanjutan dan menyejahterakan,” ujar Gus Hilmy.
Acara dihadiri H. Ali Shofa, M.Si.(Wakil Ketua PCNU Kabupaten Sleman), Muh Wiyono, SHI (Ketua MWC NU Minggir), Eko Sugianto Ngadirin, SP., M.M.A. (Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman), Dewanto Tri Nugroho, S.IP. (Panewu Minggir) dan Afan Nur Hisan, S.AP. (Lurah Sendangsari).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Sleman, Eko Sugianto Ngadirin, memaparkan berbagai program pengembangan hortikultura yang sedang dan akan dijalankan di tingkat kabupaten. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung petani melalui pelatihan, pendampingan teknis, dan akses terhadap bibit unggul serta pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Lurah Sendangsari, Afan Nur Hisan, menyampaikan terima kasih atas perhatian DPD RI dan Dinas Pertanian terhadap petani di wilayahnya. Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian pangan desa.
Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif antara Gus Hilmy dan para petani, di mana berbagai aspirasi dan harapan petani disampaikan secara terbuka. Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan menjadi ciri khas pertemuan tersebut, menandai komitmen bersama untuk membangun pertanian yang maju, mandiri, dan berkeadilan. (Drajat)








