Dr. Ahmad Arifi : Mengurus NU Harus Total!

DSC_0948

BANTUL, BANGKITMEDIA.COM

Menjadi pengurus NU harus memiliki kesungguhan, jangan setengah-setengah. Apalagi kalau menjadi pengurus hanya untuk mencari posisi dan gengsi, jelas akan menghambat kemajuan NU. Demikian disampaikan Dr. Ahmad Arifi, M.Ag, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kepada tim Bangkit dan Pengurus MWC NU Banguntapan, Bantul, yang sowan di kediamannya, Sabtu (2/9/17).

“Menjadi pengurus NU juga harus rela berkorban, baik waktu, tenaga, pikiran, bahkan materi. Harus total, jangan hanya alon-alon asal kelakon (pelan-pelan yang penting berjalan_red). Kalau prinsipnya begitu ndak maju-maju,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Arifi juga menyampaikan bahwa saat ini merupakan momentum NU untuk terus berbenah dan melakukan pergerakan. Beliau menyebut teori siklus sejarah Ibnu Khaldun, bahwa kalau melihat momentumnya maka tahun 2020 diprediksi NU akan meraih kemajuan dan memiliki peran strategis. Karena itu, pembenahan NU harus dilakukan dari tingkat paling bawah.

Disisi lain, Pengurus MWC NU Banguntapan, Bantul, menyampaikan progres pergerakan pengurus, diantaranya sedang menyiapkan pembangunan gedung kantor dan melakukan kaderisasi dari tingkat pengurus ranting, banom NU seperti IPNU-IPPNU, Fatayat, Muslimat, dan Ansor-Banser. (Anas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *