diteguhkan iman

Doa Mohon Diteguhkan Iman

Iman kadang-kadang dapat berubah, berkurang atau bertambah. Pengalaman hidup yang menyebabkan penderitaan adakalanya sangat berat, sehingga orang merasa tenggelam di dalam tumpukan penderitaan yang datang silih berganti. Keadaan demi keadaan dapat menyebabkan iman kepada Allah menjadi goncang. Bahkan mungkin ada yang merasa tidak percaya lagi kepada-Nya. Jika dalam keadaan yang demikian ia tidak menemukan orang  yang dapat dijadikan tempat mengadu, kemungkinan ia akan putus asa. Tidak jarang pikiran untuk bunuh diri timbul dalam hatinya.

Kegoncangan iman itu, benar-benar akan menyebabkan derita pada orang yang beragama. Ia dihadapkan kepada suatu konflik kejiwaan yang tidak mudah diatasi, bahkan mungkin membawa kepada gangguan kejiwaan.

Hal yang dapat dilakukan adalah mendekatkan diri kepada Allah dan mengadu kepadaNya, karena sesungguhnya Allah lah yang Maha Kuasa dalam semua hal dan segala perihal yang ada di dunia.

Di dalam Al-Qur’an banyak doa-doa yang dapat diamalkan salah satunya yaitu doa mohon kemantapan hati dalam beriman (surat Al-Imran ayat 8-9)

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

(Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da iz hadaitanaa wahab lanaa mil ladungka rohmah, innaka antal-wahhaab)

Baca Juga >  Doa-Doa dalam Wudhu Menurut Imam al-Ghozali

“ Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 8)

رَبَّنَاۤ اِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيْهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

(Robbanaaa innaka jaami’un-naasi liyaumil laa roiba fiih, innallaha laa yukhliful-mii’aad)

“Ya Tuhan kami, Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya. Sungguh, Allah tidak menyalahi janji.”(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 9).

(Sumber : Buku Doa Menunjang Semangat Hidup, Prof. Dr. Zakiah Daradjat)