Cara Membayar Zakat Fitrah dan Hitungan Serta Penjelasannya
Umat Islam sudah memasuki bulan ramadan. Sebentar lagi, umat Islam di seluruh dunia, baik laki laki dan perempuan, tua dan muda, tak terkecuali memiliki kewajiban membayar zakat fitrah. Tentu saja, bagi yang mampu.
Zakat fitrah ini dibayarkan di penghujung ramadan atau sebelum pelaksanaan shalat id. Inilah yang membedakan antara zakat fitrah dengan zakat lainnya.
Lalu bagaimana jika zakat fitrah dibayarkan setelah shalat id?
Mari kita simak hadis Rasulullah Saw yang membahas tentang pelaksanaan zakat fitrah.
“Barangsiapa yang menunaikan zakat fitri sebelum salat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah salat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR Abu Daud)
Artinya, agar zakat fitrah diterima, harus dilaksanakan sebelum shalat id. Apabila ditunaikan setelah shalat id, maka tidak sah atau hanya dianggap sebagai sedekah.
Berapa hitungan zakat fitrah?
Ukuran zakat fitrah adalah satu sha’. Menurut madzab Syafi’i, jika dikonversikan ke beras, satu sha’ setara dengan 2.720 Kg. Agar aman, lebih baik digenapkan menjadi 3 Kg beras. Lebih baik lebih daripada kurang. Jika lebih, akan dihitung sebagai sedekah.
Zakat fitrah akan sah jika diawali dengan niat. Oleh karena itu orang yang mengeluarkan zakat wajib mengucapkan niat. Tentu saja, niat masing-masing pribadi akan berbeda lafalnya.
Berikut kami cantumkan lafal atau bacaan niat zakat fitrah lengkap untuk diri sendiri dan keluarga. Dari tulisan Arab, latin dan artinya.
Niat untuk diri sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu ‘an ukhrija zakatal fitri an nafsi fardhol lillahi ta’ala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu ‘an ukhrija zakatal fitri an zaujati fardhol lillahi ta’ala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat untuk anak laki laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu ‘an ukhrija zakatal fitri an waladi…. fardhol lillahi ta’ala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat untuk anak perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu ‘an ukhrija zakatal fitri an binti…. fardhol lillahi ta’ala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat untuk diri sendiri dan keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu ‘an ukhrija zakatal fithri ‘anni wa ‘an jami’i ma yalzamuni nafaqotuhum syar’an fardhollillaahi ta’a
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat untuk orang yang diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an (sebutkan namanya) fardhollillahi ta’ala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Demikian cara membayar zakat fitrah semoga bermanfaat.
(Rokhim Nur/bangkitmedia.com)
Tonton video penjelasan khusus seputar zakat. Tonton di sini








