Bangkitmedia.com, YOGYA – Pengurus Wilayah Nahdlatul ‘Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) mengadakan buka bersama (Bukber) di aula PWNU DIY, Ahad (23/03/2025). Acara dihadiri Rais Syuriah PWNU DIY, KH Mas’ud Masduki, Katib Mukhtar Salim, Ketua Tanfidziyah Dr KHA Zuhdi Muhdlor, serta segenap jajaran fungsionaris Syuriah dan Tanfidziyah PWNU DIY.
Ketua Tanfidziyah PWNU DIY, Dr KHA Zuhdi Muhdlor SH MHum menjelaskan, acara bukber ini sebagai ajang untuk silaturahmi dan berbagi informasi segenap pengurus PWNU DIY. Informasi yang beliau sampaikan antara lain menyangkut keberadaan gedung kantor PWNU DIY di Jl. MT Haryono No 40 Yogyakarta yang suatu saat akan kena gusuran terkait revitalisasi beteng Kraton Yogyakarta. Karena itu sejak sekarang sudah harus dipikirkan kepindahannya.
“Suatu saat nanti gedung PWNU DIY pasti digusur, perkiraannya sekitar tahun 2029 atau 2030. Karena itu sejak sekarang PWNU DIY tengah mengupayakan adanya gedung untuk kantor yang baru. Untuk ini dibutuhkan partisipasi segenap warga NU.Karena itu PWNU DIY saat ini sedang menggencarkan program GERAKAN JARIYAH. Program ini merupakan penggalangan dana amal jariyah untuk pengadaan tanah dan kantor PWNU DIY yang baru,”jelasnya.
Sementara itu a’wan syuriah PWNU DIY, Dr H Abdul Ghoffar yang juga Wakil Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Yogyakarta) memaparkan perkembangan perguruan tinggi milik segenap Nahdliyin di DIY ini.Dijelaskan, saat ini UNU Yogyakarta akan membangun gedung hasil kerja sama dengan Uni Emirate Arab (UAE). Selain itu UNU juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak di luar negeri, antara lain untuk menyediakan beasiswa dan pembangunan gedung laboratorium dan fasilitasnya.
“UNU memang perguruan tinggi baru di DIY tetapi tergolong cepat maju dan tidak ketinggalan dibanding perguruan tinggi yang lebih dahulu berdiri. Karena itu kami menghimbau segenap warga NU DIY untuk menomorsatukan UNU dalam menentukan tempat kuliah putra-putrinya,” harapnya.(Lutfi)