Berita Duka: Nyai Hj Noor Istri KH Ulin Nuha Arwani Kudus Wafat
Innalillahi Wainna Ilaihi Roji’un…..
Berita duka datang dari Kota Kudus, salah satu kekasih Allah Nyai Hj Noor Ismah Binti KH Abdullah Salam Kajen meninggal dunia. Beliau merupakan Istri dari KH Ulin Nuha Arwani Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Yanbu’ul Quran Kudus Jawa Tengah. Nyai Hj Noor Ismah meninggal dunia malam ini Jumat 18/09/2020 pada pukul 20.30 WIB.
Ada salah satu kalimat yang membekas dihati para santri adalah pesan beliau:
“Satu hal yang diharapkan dari seseorang yang nderes itu bukan lancar, namun istiqomah. Apabila yang diharapkan lancar, maka tidak mau istiqomah. Memang istiqomah itu berat, karena hadiahnya karomah. Bila hadiahnya bakwan ya mudah”. Demikian kalimat yang sering Nyai HJ Noor Ismah sampaikan kepada santri-santrinya.
Semoga Nyai Hj. Noor Ismah Binti KH Abdullah Salam Kajen mendapatkan tempat terbaik disisi Allah SWT. Aamiin
Laha Al Fatihah…..
Innalillahi, Nyai Hj Noor Ismah Istri KH Ulin Nuha Arwani Kudus Wafat.
Baca pula artikel terkait:
Menuju Madinah dalam Sekejap, Karomah Mbah Arwani dan Mbah Mansur
KH. Mansur bin Hadi Popongan, Klaten adalah guru Thariqahnya Mbah Arwani Amin Kudus. Saat Mbah Mansur dirawat di sebuah Rumah Sakit di Kota Solo, Mbah Arwani menjenguk gurunya itu. Di sela-sela obrolan guru dan muridnya tersebut, tiba-tiba Mbah Mansur minta sesuatu kepada Mbah Arwani, “Arwani, saya ingin sekali makan kurma hijau, apa sampeyan bisa mencarikan untukku ?.”
Dengan bergegas Mbah Arwani pun menyanggupi permintaan gurunya itu. Dalam sekejap, setelah Mbah Arwani keluar dari kamar tempat gurunya dirawat, Mbah Arwani langsung tiba di Kota Madinah Al-Munawwarah.
Setelah sampai di Madinah, Mbah Arwani pun langsung mencari kurma hijau di sebuah pasar Kota Madinah. Sehabis membeli kurma hijau, Mbah Arwani tidak ingin menyia-nyiakan waktunya untuk ziarah ke makam Rasulullah SAW dan shalat di Masjid Nabawi. Namun, baru beberapa rakaat shalat selesai didirikan, Mbah Arwani melihat gurunya sudah berada di belakangnya. Betapa kaget Mbah Arwani karena sudah disusul oleh gurunya itu. Gurunya pun dawuh, “Selesai shalat langsung pulang, ya?”
Mbah Arwani pun menjawab, “Nggih, Mbah Yai.”
Demikian kisah istimewa yang penuh hikmah ini. Menuju Madinah dalam Sekejap, Karomah Mbah Arwani dan Mbah Mansur bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua.
Semoga apa yang ada dalam kisah tersebut bisa kita ambil hikmah dan menjadi tambahan pengetahuan bagi kita semua. Amin.
Penulis: Akhmad Musta’in.








