MUNAS-KONBES KOTA BANJAR
Perhelatan Munas-Konbes NU yang digelar di Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat dihadiri oleh ribuan nahdliyin dari seluruh pelosok Nusantara. Tentu saja, di acara level nasional atau forum tertinggi kedua setelah Muktamar ini, butuh pengamanan ekstra. Di sinilah, pasukan Banser ikut andil dalam mensukseskan kegiatan Munas-Konbes. Setidaknya ada 62 titik yang terdiri dari pusat kegiatan, penginapan, parkir, panggung utama, sidang komisi, bahsul masail dan bazar yang diamankan oleh Banser.
Koordinator Keamanan Munas-Konbes NU Nurcahyadi mengatakan jika ada 750 Banser yang diturunkan untuk mengamankan acara.
“Ada 750 orang Banser yang diturunkan. Yang berjaga siang malam dengan dua shift. Mereka berasal dari beberapa cabang dari Jawa Barat dan ada yang dari Jawa Tengah yaitu Cilacap, Brebes dan Banyumas,” tegas Nurcahyadi saat ditemui bangkitmedia.com
Nurcahyadi menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukan oleh Banser dalam rangka mengamankan acara ini kurang lebih satu minggu.
“Karena kita pengen maksimal. Sehingga acara Munas Konbes ini bisa berjalan sesuai dengan harapan serta menghasilkan rekomendasi yang memberikan penguatan aswaja dan bangsa ini,” ujarnya.
Nurcahyadi menuturkan jika di antara Banser yang bertugas, ada Banser dengan usia paling sepuh, yakni 78 tahun.
“Kalau yang muda, umur sekitar 18 tahun. Mereka aktif terus dalam mensukseskan acara Munas-Konbes ini,” ungkapnya.
Banser, katanya lagi, adalah benteng ulama. Dan acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini tempat berkumpulnya ulama se-indonesia dan bahkan dunia karena dihadiri beberapa ulama dari Mesir, Syiria dan Yaman.
“Mudah-mudahan kita Banser bisa memberikan kontribusinya sebagai benteng ulama dalam memberikan rasa aman. Semoga kami mendapatkan keberkahan dari ulama yang hadir di acara ini,” tegasnya lagi.
Nurcahyadi berharap acara Munas Konbes ini bisa berjalan sesuai rencana dan sesuai harapan.
“Semoga menghasilkan rekomendasi yang penting bagi keberlangsungan Aswaja dan juga kokohnya nkri. Semoga silaturrahim di antara penguru NU se-Indonesia dapat terjalin di acara ini yang akan menguatkan jamaah dan jamiyah NU,” tandasnya. (nry)








