KH Husein Muhammad, Pengasuh Pesantren Darut Tauhid Arjawinangun Cirebon Andaikata Gus Dur masih ada hari ini dan menyaksikan hiruk-pikuk aksi-aksi radikalisme dan kekerasan atas nama agama, apakah Lanjut membaca →
Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Jam’iyyah diniyah adalah wadah bagi para ulama dan pengikut-pengikutnya yang didirikan pada 16 Rojab 1344H/31 Januari 1926M. Nahdlatul Ulama merupakan gerakan keagamaan yang Lanjut membaca →
Berita Terkait
Headlines
Kategori: Kajian
Dakwah Kultural Wali Songo Memilih Jalur Pantura Jawa
Dakwah Kultural Wali Songo Memilih Jalur Pantura Jawa. Walisongo adalah nama yang sudah sangat akrab dan menyatu dengan Islam di tanah Jawa. Sosok dan warisannya sangat dihormati Lanjut membaca →
Ketika Gus Dur Ngaji Kepada Mbah Chudori Tegalrejo (1957-1959)
Oleh: Nur Kholik Ridwan, Dosen STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta. Gus Dur pindah dari Yogyakarta ke Magelang, tepatnya di Pesantren Tegalrejo pada tahun 1957. Di pesantren ini Gus Lanjut membaca →
Ibu Nyai Solichah Wahid, Sang Ibu Gus Dur yang Istimewa
Oleh: Nur Kholik Ridwan, Dosen STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta. Setelah wafatnya Kyai Abdul Wachid Hasyim, pada bulan April 1953, Greg menyebut ibu Gus Dur dengan kata-kata begini: Lanjut membaca →
Gus Dur dan Perkataan “Undzur mâ Qôla walâ Tandzur man Qôla”
Oleh: Nur Kholik Ridwan, Dosen STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta. Dalam pengantar buku Einar Martahan Sitompul (NU dan Pancasila, LKiS, 2010), Gus Dur mengemukakan bahwa Nabi Muhammad shollallohu Lanjut membaca →
Gus Dur Memaknai Perkataan “Ikhtilâful A’immah Rohamatul Ummah”
Gus Dur Memaknai Perkataan “Ikhtilâful A’immah Rohamatul Ummah” Oleh: Nur Kholik Ridwan, Dosen STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta. Gus Dur mengatakan: “Bukankah para ulama di masa lampau cukup Lanjut membaca →
Cara Gus Dur Menjelaskan “Mâ Lâ Yudroku Kulluhu Lâ Yutroku Kulluhu”
Cara Gus Dur Menjelaskan “Mâ Lâ Yudroku Kulluhu Lâ Yutroku Kulluhu” Oleh: Nur Kholik Ridwan, Dosen STAI Sunan Pandanaran (STAISPA) Yogyakarta Gus Dur berkata: “Atas dasar cara Lanjut membaca →
Makin Kehilangan Rahmat Islam, Mengapa Kita Ini?
Makin Kehilangan Rahmat Islam, Mengapa Kita Ini? Oleh Edi AH Iyubenu, wakil ketua LTN PWNU DIY. Ketika Rasulullah Muhammad Saw menyelinap di malam hari, meninggalkan rumahnya seorang Lanjut membaca →
Cara Menandai Jin Islam atau Kafir Menurut Ulama’ Kalimantan
Cara Menandai Jin Islam atau Kafir Menurut Ulama’ Kalimantan. Kata Abah Guru Banjar Indah (Guru Syaifuddin Dzuhri): “Ham bin Him adalah datuknya jin. Ham bin Him adalah Lanjut membaca →








