Doa Agar Dimudahkan Membayar Hutang

Hampir setiap manusia tidak bisa lepas dari hutang-piutang, baik dalam jumlah kecil maupun besar. Apalagi kebutuhan hidup yang dirasa begitu tinggi, terkadang memaksa untuk berhutang. Ketika dililit hutang, seseorang tentu berusaha pontang-panting untuk melunasinya. Apalagi ketika jatuh tempo pembayaran, sementara belum memiliki uang, kadang harus menjual barang-barang atau mencari pinjaman lagi untuk menutup pinjaman sebelumnya.

Dalam hal hutang-piutang, Islam sebenarnya menghendaki agar seseorang terbebas dari lilitan hutang. Terbebas bukan berarti tidak memiliki hutang, tetapi tidak bergantung pada hutang, dan jika berhutang pun mudah untuk melunasi hutang.

Bacaan Lainnya

Diantara resep agar dimudahkan membayar hutang, selain melakukan ikhtiar berupa kerja keras, Nabi Saw juga mengajarkan beberapa doa. Dengan doa tersebut diharapkan Allah memberi kemudahan dan solusi agar dapat membayar hutang. Diantara doa yang diajarkan Nabi saw tersebut, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis riwayat Tirmidzi :

Dari Ali r.a. bahwasanya seorang budak mukatab (seorang hamba sahaya yang dapat menjadi merdeka apabila dapat menebus harga dirinya sendiri kepada tuan yang memilikinya) datang padanya lalu berkata: “Sesungguhnya saya ini tidak kuat untuk membayar harga tebusan diriku ini, maka itu berilah pertolongan kepadaku!” Ali r.a. berkata: “Tidakkah engkau suka kalau saya ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang saya diajari oleh Rasulullah Saw andaikata engkau mempunyai hutang atau tanggungan seperti gunung sekalipun, tentu Allah akan menunaikan hutangmu itu? Yaitu, katakanlah:

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Allahummakfini bihalalika ‘an haramika wa aghnini bifadh-lika ‘amman siwaka”

(“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan memperoleh apa-apa yang halal dari-Mu untuk tidak sampai melanggar apa-apa yang menjadi keharaman-Mu dan kayakanlah diriku dengan memperoleh keutamaan dari-Mu sehingga tidak memerlukan dari selain-Mu)

Itulah resep doa yang diajarkan Nabi Saw bagi siapa saja yang kesulitan membayar hutang. Namun tentunya tidak hanya doa, ikhtiar maksimal dan taqarrub atau mendekat kepada Allah juga terus diupayakan. Disamping tidak membiasakan berhutang, kecuali karena kebutuhan. (Anas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *