Doa untuk Melunasi Hutang Ijazah dari Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Bantu Kesulitan Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Melalui Mimpi

Posted on

Mata batin para kekasih Allah memang luar biasa. Itulah yang terjadi saat Abuya Sayyid Muhammad din Alawi Al-Maliki mengalami kesulitan, maka datanglah Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Saat itu, terbersit keinginan di benak Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki untuk berziarah ke makam datuknya dari jalur ibu, Sulthanul Auliya’ Syaekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Tetapi, ia merasa kebingungan karena ia tidak mempunyai sahabat yang menemaninya ketika ia berada di makam Syekh Abdul Qadir, di kota Baghdad, Irak.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Pada malam harinya Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi bermimpi bertemu dengan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Di dalam mimpinya, Syaikh Abdul Qadir berkata:

“Wahai anakku, sudah lama sekali engkau tidak mengunjungiku, apa engkau tidak kangen kepadaku?”

“Betul Kek, aku juga kangen kepada Irak dan kepadamu.”

“Pergilah ke sini, nanti engkau akan disambut oleh pelayanku yang bernama Thariq Hakim, ia akan melayani segala keperluanmu selama engkau di Baghdad.”

Pagi harinya, hati Abuya telah mantap dan bertekad untuk berangkat ke Irak. Ia mengemas pakaian dan segala keperluannya sendiri, agar tidak diketahui oleh Ummuna -panggilan akrab istri Abuya-. Tapi usahanya gagal karena Ummuna dapat menangkap gelagat Abuya yang akan pergi ke suatu tempat.

Baca Juga >  Lima Syarat Manusia Dibenarkan Berbuat Maksiat

Ummuna pun bertanya kepada Abuya,“mau pergi kemana Abuya?”

Abuya tidak menjawab. Berkali-kali Ummuna bertanya namun Abuya tetap ingin merahasiakan kepergiannya.

Tiba-tiba Ummuna menebak bahwa Abuya ingin mengunjungi Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani. Abuya terkaget-kaget dan bertanya kepadanya bagaimana ia bisa mengetahui tujuan kepergiannya, Ummuna berkata,“yang datang kepadamu juga datang kepadaku”.

Rahasia wali Allah juga akan diketahui oleh wali Allah yang lain, dengan izin Allah Swt. Sesampainya Abuya di masjid, tempat makam Syaikh Abdul Al-Jailani, beliau langsung disambut oleh seseorang yang kemudian membawakan tas dan barang-barang bawaan Abuya.

Abuya belum mengenal orang ini sebelumnya. Dan ketika ia memperkenalkan namanya, Thariq Hakim, Abuya baru sadar bahwa ia adalah orang yang akan melayaninya selama ia berada di Baghdad, seperti pesan di dalam mimpinya. Akhirnya, mereka berdua saling berkenalan, dan sangat akrab.

Itulah sosok Sayyid Muhammad Alawy Al-Maliki. Sosok ulama’ yang dikagumi dunia, selalu memberikan senyum kedamaian kepada sesama. Batiniyahnya sangat jernih, sehingga beliau selalu dekat dengan para wali Allah. (Umar/Bangkitmedia.com)