bangkit maret - april 2017

Majalah Bangkit Edisi April 2017

Majalah Bangkit – Apa kabar pembaca? Semoga selalu dalam limpahan berkah dari Allah SWT. Juga selalu setia dalam membaca sholawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Kecil itu indah. Barangkali ini berlaku saat ini. Banyak hal-hal kecil, yang bisa jadi dianggap remeh-temeh, tetapi kalau dirawat dengan baik bisa menjadi kekuatan besar. Majalah Bangkit berdiri dari bentuk yang kecil, bahkan sangat sederhana. Tetapi karena konsistensi para pendahulu, saat ini bisa tampil lebih baik lagi. Tentu saja, banyak hal-hal kecil yang masih belum tuntas, yang masih harus diperhatikan kru Bangkit sekarang. Karena ternyata, hal-hal kecil itulah yang banyak menjadi pondasi kekuatan gerakan.

Ini juga terjadi di Sragen, yang menjadi laporan utama edisi ini. NU Sragen tidak malu mengumpulkan uang receh dalam KOIN NU. Uang seratus rupiah, dua ratus rupiah, dan seterusnya, dikumpulkan dari warga kecil, tetapi menjadi kekuatan yang sangat besar. Bahkan saat ini, NU Sragen dengan program KOIN NU, menjadi percontohan nasional. Programnya dari KOIN NU juga jelas, menyejahterakan warga kecil, bisa berupa santunan, beasiswa, pemberdayaan ekonomi, dan lainnya.

Baca Juga >  Majalah Bangkit Edisi November 2017

Selain meliput program koin NU di Sragen, Majalah Bangkit edisi ini menghadirkan profil anak muda NU DIY. Mereka adalah Muhammad Syaifuddin, Ketua PW GP Ansor DIY 2017-2021, dan Khotimatul Husna Pimpin PW Fatayat NU DIY 2017-2022.

Anak muda selalu menjadi tanda tanya. Apa perannya? Inilah yang terus dijawab oleh GP Ansor dan Fatayat. Karena berada di bawah naungan NU, maka GP Ansor dan Fatayat mempunyai tanggungjawab besar dalam mensinergikan gerakan pemuda dengan ke-aswaja-an. Kaderisasi, kemandirian organisasi, dan merawat nilai dan tradisi akan selalu menjadi gerakan utama. Di samping itu, diaspora kader juga terus dikawal dengan baik.

Baca ulasannya di Majalah Bangkit.

Berlangganan hubungi :

085740902266 (Amru)

089668307556 (Udin)