Kisah Dzuljanah, Kuda Kesayangan Sayyidina Husain

Posted on

Kuda (kuda arab berwarna putih berambut pirang) yang ditunggangi Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib adalah bernama Dzuljanah, merupakan kuda kesayangan Rasulullah SAW yang diberikan kepada Imam Husain.

Ketika Imam Husain tersungkur dan jatuh pada pertempuran Karbala (680 M). Dzuljanah berjalan mengitarinya, melindungi junjungannya dari serangan musuh yang datang. Ia mengusap kepala Imam Husain yang bersimbah darah dengan kepalanya.
Puluhan orang merangsek mendekati Dzuljanah, tapi ia dengan tangkas mengibaskan kaki dan ekornya, bergeliat begitu perkasa, sehingga beberapa orang dan kuda-kuda lainnya jatuh binasa.

Info Peluang Usaha Depot Air Minum Isi Ulang by INVIRO

Merasa aman Dzuljanah kembali kepada Imam Husain, mengusap-usap darah yang mengalir dari kepala Imam Husain . Ketika melihat Imam Husein sudah sangat lemah, dan ia mendengar beliau menyuruhnya untuk segera pergi meninggalkannya, seketika itu Dzuljanah melengking dengan keras, jeritan, teriakan dan kesedihan yang amat sangat atas perpisahannya.

Baca Juga >  3 Wasiat Ramadan dari Al-Habib Zain bin Smith

Kemudian dengan cepat ia lari ke tenda perempuan dan anak-anak. Setelah itu Dzuljanah tidak pernah terlihat lagi.

(Penulis: Muhammad Alfatih Sukardi, alumnus Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang)