KH Ulil Albab Arwani Kudus

Ini Ijazah KH. Ulil Albab Arwani Kudus agar Keluarga Bahagia

Posted on

Alhamdulillah, merupakan suatu kehormatan luar biasa bagi kami, Keluarga Besar Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Istiqomah Weleri Kendal, ketika Guru Mulia KH Ulil Albab Arwani, Pengasuh Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus berkenan rawuh sekaligus memberi mau’idzoh hasanah dalam wisuda santri kami angkatan ke-6 ini.

Kami memiliki hubungan psikologi yang amat kuat dengan Guru Mulia. Sebab, melalui beliau, ada sanad keguruan yang sambung bersambung hingga Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Dahulu, Syaikhona KH Imam Ahmad Tauhid almarhum wal maghfurlah, murobbi ruhi Al Istiqomah diberi anugerah bisa langsung belajar dari Guru Mulia Imam Muqri’ Al Kabir KH Muhammad Arwani Kudus.

Dan kami, belajar dari KH Imam Ahmad Tauhid lalu fashohah dengan putra beliau, Guru Mulia KH Ulil Albab Arwani.

Karena itu kedatangan beliau menjadi keistimewaan tak terhingga. Semoga tercurahi barokah dari barokah-barokah para Guru Mulia.

Malam itu Guru Mulia KH Ulil Albab dhawuh yang intinya:

  1. Pertama, ketika khataman Al Qur’an maka akan ada 60.000 malaikat yang hadir sembari mendoakan kita.
  2. Kedua, dalam hadits lain juga disebutkan, kalau kita khataman Al Qur’an maka setiap doa yang kita panjatkan akan diamini oleh 4.000 malaikat.
  3. Ketiga, mengingat banyaknya peserta dan hadirin yang turut serta, bisa dipastikan doa yang dipanjatkan akan mustajab. Sebab malaikat bersih dari dosa dan salah.
  4. Keempat, beliau menyampaikan hadits yang intinya, ” “Perbanyaklah membaca Al Qur’an di rumahmu. Karena rumah yang tidak pernah atau jarang sekali dipakai untuk membaca Al Qur’an maka akan lebih banyak keburukannya dan lebih sedikit kebaikannya. Dan penghuni rumah itu akan disempitkan rejekinya”.
  5. Kelima, beliau berpesan kepada kita semua, oleh karena itu setelah acara ini marilah kita memperbanyak membaca Al Qur’an di rumah kita supaya semakin banyak kebaikannya dan bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah warohmah”.
Baca Juga >  Kolom KH Henry Sutopo: Aku dan Tiga Santri Nakalku di Tengah Hujan Deras

 

NB: SALAH SATU JALUR SANAD PPTQ AL ISTIQOMAH DALAM BACAAN AL QURAN HINGGA ROSULULLAH SAW:

Saya, Shuniyya Ruhama Habiballah belajar Al Quran dari:

  1. (a). KH Imam Ahmad Tauhid, masyayyikh PPTQ Al Istiqomah dan (b). KH Ulil Albab Arwani, pengasuh Ponpes Yanbu’ul Qur’an Kudus..
  2. Beliau berdua adalah santri dari KH Arwani Amin Kudus, pendiri Ponpes Yanbu’ul Qur’an, dari
  3. KH Muhammad Munawwir Krapyak Jogja, dari
  4. Syaikh Abdulkarim bin Umar al-Badri ad-Dimyathi, dari
  5. Syaikh Isma’il, dari
  6. Syaikh Ahmad ar-Rasyidi, dari
  7. Syaikh Mushthafa bin Abdurrahman al-Azmiri, dari
  8. Syaikh Hijaziy, dari
  9. Syaikh Ali bin Sulaiman al-Manshuriy, dari
  10. Syaikh Sulthan al-Muzahiy, dari
  11. Syaikh Saifuddin bin ‘Athaillah al-Fadhaliy, dari
  12. Syaikh Tahazah al-Yamani, dari
  13. Syaikh Namruddin ath-Thablawiy, dari
  14. Syaikh Zakariyya al-Anshari, dari
  15. Syaikh Ahmad al-Asyuthi, dari
  16. Syaikh Muhammad ibn al-Jazariy, dari
  17. Al-Imam Abi Abdillah Muhammad bin Khaliq al-Mishri asy-Syafi’i, dari
  18. Al-Imam Abi al-Hasan bin asy-Syuja’ bin Salim bin Ali bin Musa al-‘Abbasi al-Mishri, dari
  19. Al-Imam Abi Qasim asy-Syathibi, dari
  20. Al-Imam Abi al-Hasan bin Huzail, dari
  21. Ibnu Dawud Sulaiman bin Najjah, dari
  22. Al-Hafidz Abi ‘Amr ad-Daniy, dari
  23. Abi al-Hasan ath-Thahir, dari
  24. Syaikh Abi al-‘Abbas al-Asynawiy, dari
  25. ‘Ubaid ibnu ash-Shabbagh, dari
  26. Al-Imam Hafsh, dari
  27. Al-Imam ‘Ashim, dari
  28. Syaikh Abdurrahman as-Salma, dari
  29. Sadatina Utsman bin ‘Affan, ‘Ubay bin Ka’ab, Zaid bin Tsabit, ‘Ali bin Abi Thalib, dari
  30. Rasulullah Muhammad SAW.

 

Penulis: Shuniyya Ruhama, Pengajar di PPTQ Al Istiqomah Weleri Kendal