khadijah al-kubro

Berapakah Umur Sayyidah Khadijah Saat Menikah dengan Rasulullah SAW?

Posted on

Sayyidah Khadijah Al-Kubro رضي الله عنها adalah salah satu istri Rasulullah صلى الله عليه وسلم yang istimewa. Bahkan bisa dikatakan beliaulah istri Baginda Rasul yang paling utama.

Hal itu dibuktikan bahwa saat bersama dengan Sayyidah Khadijah, Rasulullah tidak menikah dengan wanita lain selain beliau. Bahkan saat Sayyidah Khadijah sudah wafat sekalipun, Rasulullah masih selalu mengingat-ingat mendiang istrinya itu. Hampir dalam beberapa peristiwa, Rasulullah sering kali menyebut Sayyidah Khadijah. Sampai-sampai Siti ‘Aisyah رضي الله عنها cemburu pada beliau.

Sayyidah Khadijah adalah istri pertama yang dinikahi oleh Rasulullah. Pada saat menikah, kurang lebih Rasulullah berumur 25 tahun. Ada juga yang mengatakan umur baginda Rasul pada waktu itu masih 21 tahun. Sebagaimana hal itu dikutip oleh Syaikh Nawawi al-Bantani dalam Nurud Dhalam. Hanya saja, pendapat pertama–umur 25 tahun– adalah pendapat yang masyhur dan sudah jamak diketahui oleh banyak orang.

Sedang Sayyidah Khadijah sendiri pada waktu menikah dengan Baginda Nabi itu sudah pernah janda sebanyak dua kali. Pertama dengan Abu Halah Hindun Ibnu Nabbasy, sedang yang kedua dengan ‘Atiq bin ‘Aidz bin Abdullah al-Makhzumi.

Lalu berapakah Umur Sayyidah Khadijah saat menikah dengan Baginda Rasulillah? Sependek yang saya tahu, ada 2 pendapat mengenai umur Sayyidah Khadijah ini.

1. Pendapat yang mengatakan bahwa Sayyidah Khadijah menikah dengan Rasulullah saat sudah berumur 40 tahun. Dan pendapat ini adalah pendapat umum yang diikuti dan disampaikan oleh para ahli sejarah. Sehingga jangan heran saat yang masyhur hanya pendapat pertama ini saja.

2. Pendapat yang mengatakan bahwa Sayyidah Khadijah menikah dengan Baginda Rasulullah saat berumur 28 tahun atau lebih sedikit. Sependek yang saya tahu, pendapat kedua ini disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Ali Ba ‘Athiyah Ad-Dau’ani dalam kitab Mujazul Kalam. Beliau berkata:

Baca Juga >  Sajak-sajak Ibu Karya Gus Mus

والتحقيق أنها تزوجته كما ذكرت وهي بنت ثمان وعشرين سنة

“(Qoul) yang Tahqiq adalah bahwa ia (Siti Khadijah) menikah dengan Baginda Nabi Muhammad–sebagaimana telah saya sebutkan–saat ia (Siti Khadijah) berumur 28 tahun”

Alasan yang diberikan oleh Syaikh Muhammad Ba’Athiyah adalah karena orang mulia seperti Sayyidah Khadijah ini untuk ukuran gadis pada waktu itu, kurang lebih menikah pada umur 16/17 tahun. Kemudian menikah yang pertama dan kedua, setelah itu ditinggal wafat. Dan tidak mungkin orang seperti beliau akan lama sendirian dan tidak ada yang memintanya. Oleh karenanya, beliau nikah dengan baginda Nabi ya kurang lebih umur 28 tahun itu. Syaikh Muhammad menulis:

وتزوجها وهي بنت أربعين سنة كما ذكروه. وفيما يظهر لي وهي بنت ثمان وعشرين سنة أو أكثر قليلا. وإنما قلت ذلك لأن من كان في حسبها ونسبها وجمالها ومالها لا تنكح إلا في سن مبكر. وربما تكون في السادسة أو السابعة عشرة من عمرها. ثم تزوجها الأول ثم الثاني. ولم تمكث معهما إلا قليلا حتى فارقها بالموت. ومن مثلها لا يطول البقاء بها بغير من يطلبها لما ذكرنا من أوصاف (ص: ١٢٥).

Dalam hampir semua informasi sejarah, dikisahkan bahwa Sayyidah Khadijah adalah sosok saudagar yang kaya raya dan cantik jelita. Sehingga banyak lelaki Quraish yang ingin menikahinya. Dulu, saya membayangkan mungkin Sayyidah Khadijah ini kayak Tamara Blezenski atau Syahrini, sudah lumayan tua tapi cantik dan kaya, dan cetar membahana.

Tapi setelah mendapatkan informasi di atas, bayangan saya berubah total. Entah seperti siapa lagi?

Penulis: Dhiya Muhammad, santri Kiai Maimoen Zubair.