Oleh: KH. Husain Muhammad Aku Ingat Gus Dur. Beliau acap menyenandungkan kata-kata bijak Ibnu Athaillah al-Sakandari yang indah ini :   ادْفِنْ وُجودَكَ في أَرْض الخُمولِ ،

Baru saja dapat cerita dari KH. Agus Su’ud Wonocolo Sepanjang Sidoarjo (santri Kiai Wahab Chasbullah tahun 1963-1967). “Di usia sepuh beliau Mbah Wahab masih menyempatkan mengajar Tafsir

oleh: Ach Dhofir Zuhry* Sejarawan Somalia, DR Hassan Sheikh Hussein Osman, pada 27 Agustus 2015 melakukan penelitian ke makam ibunda Nabi, yakni Sayyidah Aminah di desa Abwa,

Oleh: Wasna Arif Mahmudi, Penikmat Kajian Keagamaan Tinggal di Bantul Dalamnya laut biru bisa diukur, dalamnya hati manusia, siapa tahu. Pepatah ini, sangat mendasar dan bisa dibuktikan,

Aku tidak peduli apa pilihan politikmu. Aku tidak peduli apa paham keagamaanmu. Namun aku tidak bisa terima manakala orangtua dari Rasululllah Muhammad SAW kau fitnah dengan sebutan

Ungkapan “kyai kok berpolitik” ini bukanlah hal baru dalam khazanah perpolitikan Indonesia. Kita sering mendengarnya, baik dari orang NU sendiri, maupun dari pihak diluar NU. Saya mencoba