kiai fajar
Opini

Waspada! Ada Adu Domba Habaib dengan NU

Dulu, para habaib sangat mesra dengan NU. Di mana-mana jama’ah NU selalu meramaikan majlis para habaib. Para kyai NU sering ngalap berkah sowan para habaib, pun pula sebaliknya para habaib sering sowan ke kyai.

Rupa-rupanya ini tidak disukai oleh HTI dan wahabi, tafkiri, dan mereka melakukan propaganda mengadu habaib dengan tokoh NU agar para habaib menjauh dari NU. Habaib dituduh syiah karena bersholawatan, kyai NU juga dituduh syi’ah. Kemudian ada spanduk “Syiah bukan Islam”.

Inilah politik HTI dan Wahabi yang dimainkan. Karena HTI itu sudah berpengalaman dalam hal propaganda tingkat Internasional, terutama di Timur Tengah. Inilah kenapa kemudian HTI banyak dilarang di berbagai negara Timur Tengah. Tidak lain karena gerakan politik adu domba yg disebarkan HTI sangat mengacaukan negara.

Kali ini sasaran HTI adalah NU, langkah pertama adalah mengadu domba Habaib dan Kyai NU. Sebab apabila NU terpecah dengan habaib, maka kekuatan NU hanya pada kyai, kemudian para kyai NU dibusukan dengan tudingan syiah, liberal, penjilat pemerintah, dan lainnya. Orang NU harus memahami ini, karena kecintaan NU terhadap agama dan negara tidak bisa dipisahkan.

Jika NU lemah, maka negara ini juga akan lemah. Terbukti, propaganda #Tagar _Ganti_Presiden yang sesungguhnya adalah ganti sistem negara dengan khilafah sebagaimana yang dikatakan Felix Siauw banyak yang mendukung. Karena kamulfase gerakan khilafah dengan politik pilpres sangat tepat dan sangat samar.

Untuk itu, kita harus cerdas menghadapi suasana. Jangan sampai perbedaan pilihan presiden menggerus rasa nasionalisme kita dan terbawa oleh misi terselubung HTI.

Semoga Indonesia tetap jaya demi agama dan bangsa tercinta.

(Penulis: KH Fajar Abdul Bashir, Pengasuh Pesantren Ar-Risalah Bantul dan Ketua LBM PWNU DIY)

donasi bangkit

Advertisement

Fans Page

Advertisement