rasulullah
Politik

Subhanallah! Sebagai Pemimpin, Ini Cara Rasulullah Agar Umatnya Tidak Kelaparan

Suatu ketika Rasulullah SAW menjadi imam shalat. Para sahabat yang menjadi makmum di belakangnya mendengar bunyi menggerutup seolah-olah sendi-sendi pada tubuh Rasulullah bergeser antara satu sama lain.

Sayidina Umar bin Khattab yang tidak tahan melihat keadaan baginda itu langsung bertanya setelah selesai sholat.

”Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat berat, apakah Anda sakit?”

”Tidak. Alhamdulillah, aku sehat dan segar.” Jawab Rasulullah penuh kelembutan.

Mendengar jawaban ini, Sahabat Umar melanjutkan pertanyaannya:

”Lalu mengapa setiap kali Anda menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh tuan? Kami yakin engkau sedang sakit…”

Melihat kecemasan di wajah para sahabatnya, Rasulullah pun mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Ternyata perut Rasulullah yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil untuk menahan rasa lapar.

Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali tubuh Rasulullah bergerak.

”Ya Rasulullah! Adakah bila Anda menyatakan lapar dan tidak punya makanan, lalu kami hanya akan tinggal diam?,” Sahabat Umar memberanikan diri berkata.

”Tidak para sahabatku. Aku tahu, apapun akan engkau korbankan demi Rasulmu ini. Tetapi apakah yang akan aku jawab di hadapan Allah nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban bagi umatnya?” Rasulullah menjawab dengan lembut.

Para sahabat hanya tertegun.

”Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah Allah buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak.” Rasulullah melanjutkan.

Subhaanallah. Shollu ‘alannabii Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Penulis: Kang Dedet, Mukalla Yaman

donasi bangkit

Advertisement

Fans Page

Advertisement