Kiai Syaerozi
Hikmah

Pesan KH. Syaerozi Lamongan Sebelum Wafat

Kamis malam (11/10/2018), Dai kondang asal Lamongan, KH. Syaerozi wafat. Kabar itu segera menyebar dengan cepat lewat aplikasi pesan whatsapp dan media sosial facebook. Duka menyelimuti Pesantren Pesantren Roudlotul Mutaallimin Sawarejo Moropelang Babat Lamongan dan masyarakat Lamongan.

Kiai Syaerozi adalah kiai podium yang sehari-hari pindah dari podium satu ke podium lainnya. Dari kampung satu ke kampung lain. Dari masjid satu ke masjid lainnya. Dakwah menjadi jalan hidup yang dilaluinya selain sebagai pengasuh pondok pesantren.

Nama Kiai Syerozi mulai dikenal publik saat ceramah-ceramahnya yang renyah, ringan dan mudah dipahami banyak diunggah di sebuah situs web berbagai video Youtube.

Empat hari sebelum meninggal, yakni hari Ahad (7/10/18), Kiai Syaerozi mendapat undangan pengajian di sebuah Masjid di Kecamatan Soko Tuban. Dalam ceramahnya, Kiai Syaerozi berpesan soal rezeki.

“Rezeki itu jatah, kerja itu ibadah. Jangan mikir rezeki. Cukup mikir kerja saja sebisanya. Yang ruwet itu ya mikir kerja mikir rezeki. Setiap manusia yang hidup di dunia pasti dapat jatah rezeki. Jika jatah rezeki habi, mati. Jadi orang yang mati itu jatah rezekinya habis. Cukupulah mikir kerja. Semakin baik kerjanya, semakin besar pahalanya,”

Demikian bunyi pesan Kiai Syaerozi yang disampaikan di hadapan jamaah. Empat hari setelahnya, Kiai Syaerozi mengembuskan nafas terakhirnya. Sang Pencipta telah mengambilnya kembali ke Pangkuan-Nya. Selamat jalan Kiai. Al Fatihah. (rk)

*pesan tersebut redaksi dapatkan dari salah satu meme yang beredar pasca wafatnya Kiai Syaerozi.

 

donasi bangkit

1 Komentar

Klik untuk komentar

Advertisement

Fans Page

Advertisement