Pendidikan

Pendidikan Ala Pesantren

KH. Afifuddin Muhajir

KH. Afifuddin Muhajir, Katib Syuriah PBNU 2010-2015

Tidak dapat dipungkiri bahwa lembaga pendidikan agama tertua di negara ini adalah pondok pesantren. Model pendidikan asli pesantren adalah pendidikan nonformal berupa pengajian-pengajian yang diselenggarakan setiap ba’da shalat yang lima waktu; setelah shalat shubuh, setelah shalat dhuhur, setelah shalat ashar, setelah shalat maghrib dan setelah shalat isya’.

Pendidikan ala pesantren ini terbukti bisa melahirkan insan-insan yang berkualitas dunia akhirat; beriman, berilmu, beramal, bertakwa dan berakhlaq karimah. Kemerdekaan negara republik Indonesia tidak mungkin dipisahkan dari peran kaum santri dan para kiai jebolan pondok pesantren. Saya tidak yakin, penjajah akan angkat kaki dari bumi nusantara ini seandainya tidak ada resolusi jihad yang digelorakan oleh hadhratusy-syaikh Kiai Hasyim Asy’ary.

Sejak beberapa dekade terakhir ini banyak pondok pesantren yang menyelenggarakan pendidikan formal.
Pada umumnya pendidikan formal di pesantren dilaksanakan mulai dari pukul 7.00 sampai menjelang waktu dhuhur, tak bisa lebih panjang dari itu.

Maka dari itu dapat dimaklumi banyaknya penolakan dari pesantren-pesantren terhadap kewajiban menerapkan apa yang disebut full day school (fds).