tantangan mahasiswa MPI
Pendidikan

Mahasiswa MPI dan Revolusi Industri 4.0: Problem dan Strategi Sukses

Alhamdulilah dapat membersamai dan berbagi dengan para mahasiswa/i Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Tulungagung, Sabtu 29 September 2018. Kuliah umum / seminar bertema MAHASISWA MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM dan Revolusi Industri 4.0.

Temanya berat, tapi jangan bikin berat. jangan tegang, Bikin ringan saja, seringan membikin dan minum kopi dan teh di pagi hari. Revolusi Industri 4.0 menjadi Istilah trend terkini. Istilah ini menggambarkan kecanggihan sistem teknologi, komputasi, internet, cyber yang digunakan di segala bidang.

Revolusi Industri saat ini telah masuk pada revolusi ke 4, karenanya disebut dengan Revolusi Industri 4.0. dulu revolusi industri ke 1, 2, dan 3 membutuhkan waktu yang sangat lama. Revolusi Industri 1 (RI. 1 ke RI. 2 antara 1800 – 1900) membutuhkanm 100 tahun RI.2 ke RI.3 (1900 -2000) butuh 100 tahun juga.

Tetapi saat ini 2000 – sekarang (Now) baru 18 tahun sudah terjadi revolusi ke 4. Sehingga Fase periode Revolusi Industri saat membutuhkan masa yang semakin singkat dari waktu ke waktu, dan terus lebih singkat lagi di masa-masa yang akan datang.

Dampak yang ditimbulkan RI 4.0 diantaranya adalah:

1) Hilangnya sekitar 1 – 1,5 miliar pekerjaan tahun 2015-2025 digantikan oleh dengan mesin otomatis.

2) Diperkirakan, 65% murid sekolah dasar di dunia akan bekerja pada pekerjaan yang belum pernah ada di hari ini.

3) Berpotensi memberikan peningkatan tenaga kerja hingga 2.1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025.

Pertanyaannya adalah apa yang dibutuhkan di yang harus dipersiapkan oleh mahasiswa MPI? Kuncinya adalah Kreatif, Inovatif dan Produktif. Sebab terdapat 5 kecenderungan skill yang dibutuhkan di masa sekarang dan masa depan, di mana sebelumnya tidak banyak dibutuhkan. Yaitu:

Pertama, COMPLEX PROBLEM SOLVING: Kemampuan untuk memecahkan masalah yang asing dan belum diketahui solusinya di dalam dunia nyata.

Kedua, SOCIAL SKILL: Kemampuan untuk melakukan koordinasi, negosiasi, persuasi, mentoring, kepekaan dalam memberikan bantuan hingga emotional intelligence.

Ketiga, PROCESS SKILL: Kemampuan terdiri dari: active listening, logical thinking, dan monitoring self and the others.

Keempat, SYSTEM SKILL: Kemampuan untuk dapat melakukan judgement dan keputusan dengan pertimbangan cost-benefit serta kemampuan untuk mengetahui bagaimana sebuah sistem dibuat dan dijalankan.

Kelima, COGNITIVE ABILITIES: Skill yang terdiri dari antara lain: Cognitive Flexibility, Creativity, Logical Reasoning, Problem Sensitivity, Mathematical Reasoning, dan Visualization.

Karenaya ayooo siapkan, asahlah kemampuan-kemampuan kita. Jangan menyerah dan terus Optimistis.

Perjalanan Kereta API Gajayana,
Tulungagung – Yogyakarta, Sabtu 29 September 2018. Pukul 16.15.

(Penulis: Dr Imam Machali, Kaprodi Managamen Pendidikan Islam (MPI) Fak Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

donasi bangkit

Advertisement

Fans Page

Advertisement