mbah dullah salam
Pesantren

Keistimewaan Belajar Mbah Dullah Salam Kajen

Jika kita baca kitab Kifayatul Akhyar, di pembukaannya ada hadis:

اذا مررتم برياض الجنة فارتعوا فيها ؟ قيل وما هي، قال رسول الله صلي الله عليه وسلم : حلقة الذكر 

Jika kalian lewat taman surga, maka masuklah ke dalamnya dan ambil saripatinya (seperti sedang mengasuh hewan di Padang rumput yang segar). Sahabat bertanya, apa taman surga itu, Rasul menjawab: forum dzikir.
Imam Atha’ menyatakan: forum dzikir adalah tempat yang menjelaskan halal dan haram (مجالس الحلال والحرام). Yakni majlis ilmu yang menjelaskan hukum-hukum Allah.

Syarat Sukses Mencari Ilmu
Dalam kitab تعليم المتعلم dijelaskan enam syarat mencari ilmu:
الا لا تنال العلم الا بستة / سانبيك عن مجموعها ببيان 
ذكاء وحرص واصطبار وبلغة / وارشاذ استاذ وطول زمان 
Engkau tidak akan memperoleh ilmu kecuali dengan enam hal yang akan saya jelaskan semuanya, yaitu: cerdik, semangat tinggi, gigih, modal, bimbingan guru, dan waktu yang lama.

Semangat Belajar Mbah Dullah

KH Niam Sutaman menceritakan kepada saya semangat belajar Mbah Dullah Kajen Pati (KH Abdullah Zen Salam) dalam mencari ilmu.

Salah satunya, ketika Kiai Fadhol bin Syakur, penulis beberapa kitab penting dalam kajian pesantren, shilaturrahim ke Kajen, beliau selalu menginap di ndalem Mbah Mustaniroh (Istri K. Muzayyin) yang merupakan keponakan sendiri.

Saat menginap inilah, ulama-ulama Kajen, termasuk Mbah Dullah datang dengan membawa kitab, untuk berdiskusi dengan Mbah Fadlol tentang berbagai masalah. Misalnya, masalah-masalah yang terasa musykil (sulit) ditanyakan dan didiskusikan dengan Mbah Fadlol.

Teladan Mbah Dullah ini adalah sesuatu yang luar biasa. Seorang ulama besar selalu haus ilmu, cinta bertemu dan ngangsu kaweruh dengan ulama-ulama lain yang mempunyai kelebihan di bidang tertentu. Tidak ada rasa sombong dan merasa cukup dengan ilmu yang diperoleh.

Benar yang disampaikan Imam Ghazali dalam kitab Ihya’ bahwa selama orang mau belajar, maka dia tidak akan bodoh. Jika seseorang sudah merasa cukup dengan ilmunya dan tidak mau belajar lagi, maka itulah awal kedunguannya. Dalam bahasa sekarang, prinsip long life education adalah Spirit ulama-ulama zaman dulu yang harus diteruskan para santri sekarang.

Jangan sampai berhenti belajar, merasa cukup dengan ilmu yang ada.Teruslah belajar, karena akan ada mutiara-mutiara ilmu baru yang akan didapatkan ketika seseorang belajar.

Makasih cerita berharganya Kiai Muhammad Niam, semoga kita para santri bisa meneladani semangat belajar Mbah Dullah sepanjang hayat masih di kandung badan, Amiin Yaa RabbalAlamiin.

الي روح شيخنا العالم العلامة عبد الله زين سلام والشيخ ابو الفضل السنوري … الفاتحة … امين يا رب العالمين

(Penulis: Jamal Ma’mur Asmani)

 

donasi bangkit

Advertisement

Fans Page

Advertisement