Muyassaroh Hafidzoh
Muyassaroh Hafidzoh
Budaya

Kanjeng Nabiku, Kau Mulia Sejak kecil

Ya Rabbi bil Mushtofa Balligh maqosidana

Wagfirlana ma madho ya wasi’al karomi…

 

Kanjeng Nabiku,

Kau mulia sejak kecil

Kau cerdas sejak kecil

Kau menyandang gelar al-amin jauh sebelum jibril membawa wahyu.

 

Kanjeng Nabiku, kau yatim sejak di kandungan ibumu,

Kau piatu sebelum usia tahun ke tujuh.

 

Kanjeng Nabiku, bahkan cahayamu telah hadir sebelum dunia ini…

Kelahiranmu bagaikan obat atas keburukan umat.

 

Kanjeng Nabiku, kau panutanku.

Kau harapanku.

Kau kekasih Allah maka akupun ingin menjadi kekasihmu..

Hingga Allah akan memberikan kasihnya padaku..

 

Aku terluka perih mendengar ceramahnya salah satu ummatmu.

Yg mengatakan sesat terhadapmu, juga mengatakan kesesatanku yg selalu melakukan peringatan atas maulidmu.

 

Orang itu bahkan menyesatkan semua manusia yg mengagungkanmu…

Yg selalu membaca maulid dziba’, burdah, dan sholawat untukmu..

 

Peringatan maulidmu tanda cintaku padamu..

Peringatan maulidmu mengingatkan kembali atas segala teladanmu..

Karena kau panutanku..

Kanjeng Nabiku…

 

Aku Tak akan berhenti bersholawat untukmu..

Semoga berkat sholawat, mereka yg menganggapmu sesat akan berbalik jatuh cinta padamu..

 

Mereka akan belajar akhlakmu..

Akhlak yg penuh toleransi dan kedamaian.

 

Kanjeng Nabiku..

 

Allahumma Sholli Alal Mushtofa, habibina Muhammad Alaihissalam.

 

Oleh: Muyassaroh Hafidzoh, 09 Agustus 2018

donasi bangkit

Advertisement

Fans Page

Advertisement